Tasmalinda
Selasa, 17 Februari 2026 | 17:54 WIB
niat mandi puasa ramadhan 2026
Baca 10 detik
  • Mandi sebelum Ramadan secara syariat tidak wajib untuk sahnya puasa, namun mandi wajib diperlukan jika terdapat hadas besar.
  • Terdapat bacaan niat khusus untuk mandi wajib karena hadas besar dan mandi sunnah menyambut bulan Ramadan.
  • Tata cara mandi meliputi niat, membasuh tangan, membersihkan kemaluan, berwudhu, membasuh kepala, lalu menyiram seluruh tubuh.

SuaraJakarta.id - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H / 2026 M, banyak umat Islam mencari tahu tentang niat mandi puasa serta tata cara mandi yang benar sebelum menjalankan ibadah puasa. Mandi sebelum puasa sering kali dilakukan sebagai persiapan fisik dan spiritual, meskipun secara syariat tidak wajib bagi setiap orang, terutama jika seseorang tidak sedang berhadas besar.

Berikut panduan lengkap mengenai bacaan niat mandi puasa Ramadan, artinya, serta tata cara mandi wajib dan mandi sunnah yang dianjurkan.

Apa Itu Mandi sebelum Puasa Ramadan?

Dalam tradisi masyarakat, mandi sebelum puasa sering dilakukan di malam terakhir bulan Sya'ban sebagai bentuk penyucian diri sebelum memasuki Ramadan. Namun secara syariat:

1. Mandi tidak termasuk syarat sah puasa. Artinya, seseorang tetap sah berpuasa walaupun tidak mandi terlebih dahulu.

2. Mandi wajib (ghusl) hanya diperlukan jika seseorang dalam keadaan hadas besar — seperti keluar mani atau setelah haid — agar ia bisa menjalankan ibadah seperti salat dengan sah sebelum berpuasa.

 Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadan (Mandi Wajib)

 Arab

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Klaim Jokowi Resmi Jadi Wantimpres?

Latin

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari fardhan lillaahi ta’ala.

Artinya

“Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Niat ini cukup dibaca dalam hati ketika mulai menyiramkan air ke tubuh, karena niat adalah perkara batin.

Niat Mandi Sunnah Menyambut Ramadan

Load More