- Polda Metro Jaya berhasil menangkap Sudirman alias Yuda pada Senin (9/3) atas pembunuhan pensiunan JICT, Ermanto Usman, di Bekasi.
- Motif pembunuhan korban adalah perampokan acak, di mana pelaku memilih rumah korban karena dianggap paling besar di area tersebut.
- Komisi III DPR RI mengapresiasi penangkapan, namun mendesak kepolisian mengungkap tuntas motif dan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
SuaraJakarta.id - Kasus pembunuhan tragis yang menimpa pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman (65), di Jatibening, Kota Bekasi, akhirnya menemui titik terang.
Gerak cepat Polda Metro Jaya dalam menangkap pelaku menuai apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk Komisi III DPR RI.
Namun, di balik penangkapan ini, muncul desakan kuat agar motif sebenarnya dan kemungkinan keterlibatan pihak lain diungkap seterang-terangnya demi menepis spekulasi liar di masyarakat.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, secara langsung menyampaikan pujian atas kinerja gemilang jajaran Polda Metro Jaya.
"Atas nama Komisi III DPR RI, kami mengapresiasi Polda Metro Jaya yang bergerak cepat menangkap pelaku pembunuhan Ermanto Usman," kata Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).
Ia secara khusus menyoroti kerja keras Kapolda Irjen Asep Edi Suheri dan jajarannya yang telah bekerja siang dan malam untuk mengungkap kasus ini.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Kapolda Asep Edi Suheri serta jajarannya yang bekerja keras siang dan malam mengungkap kasus ini serta menangkap pelaku," imbuhnya.
Desakan Transparansi: Ungkap Motif dan Keterlibatan Lain
Meski mengapresiasi penangkapan pelaku, Habiburokhman menegaskan bahwa tugas penyidik belum usai. Ia mendesak agar kasus ini diusut tuntas hingga ke akar-akarnya dan setiap perkembangan disampaikan secara transparan kepada publik.
Baca Juga: Jadi Dirtipideksus Bareskrim Polri, Ini Prestasi Mentereng Kombes Ade Safri Simanjuntak
"Kita dukung penyidik untuk mengusut kasus ini sampai tuntas dan selanjutnya menyampaikan hasil penyidikan kepada masyarakat," ujarnya.
Lebih lanjut, Habiburokhman meminta agar motif pelaku, Sudirman alias Yuda, serta ada atau tidaknya keterlibatan orang lain dalam aksi keji ini diungkap seterang-terangnya.
Hal ini penting untuk menghindari spekulasi dan informasi yang tidak berdasar di tengah masyarakat.
"Jika penyidikan sudah selesai, kami minta agar diungkap apakah pelaku bekerja seorang diri, bagaimana cara melakukannya, serta apa motifnya. Dengan demikian, tidak timbul spekulasi-spekulasi tidak berdasar," tuturnya.
Kronologi Tragis dan Penangkapan Pelaku
Ermanto Usman ditemukan bersimbah darah bersama istrinya, berinisial P, di kediaman mereka di Bekasi. Nahas, Ermanto tewas di lokasi kejadian akibat pukulan linggis yang dilancarkan pelaku. Sementara itu, sang istri, P, masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Benarkah Galon Guna Ulang Memicu Pubertas Dini? Ini Fakta Ilmiahnya