Tasmalinda
Rabu, 29 April 2026 | 22:51 WIB
ilustrasi sepatu lokal yang sering dipakai CFD
Baca 10 detik
  • Masyarakat Jakarta kini rutin menggunakan sepatu lari merek lokal saat berolahraga di kawasan Sudirman-Thamrin setiap hari Minggu.
  • Terdapat tujuh merek lokal populer, seperti Ortuseight dan Specs, yang diminati karena desain modern serta teknologi yang nyaman.
  • Faktor utama peningkatan penggunaan produk lokal adalah harga terjangkau, kualitas kompetitif, dan pengaruh tren komunitas lari nasional.

SuaraJakarta.id - Setiap Minggu pagi, kawasan Sudirman-Thamrin di Jakarta selalu dipadati ribuan orang yang memanfaatkan momen Car Free Day (CFD) untuk berolahraga, mulai dari jalan santai, jogging, hingga lari serius.

Menariknya, tren sepatu lari yang dipakai masyarakat di CFD Jakarta kini tak lagi didominasi merek luar negeri. Sejumlah brand sepatu lari lokal justru makin mencuri perhatian berkat desain modern, teknologi midsole yang nyaman, dan harga yang lebih ramah di kantong.

Berdasarkan pantauan di area CFD Jakarta dan tren perbincangan di komunitas lari, berikut 7 sepatu lari lokal yang paling sering terlihat dipakai warga.

1. Ortuseight Hyperglide

Nama Ortuseight sudah tak asing di kalangan pelari pemula hingga intermediate. Seri Hyperglide cukup sering terlihat di CFD karena punya bantalan empuk dan bobot ringan.

Sepatu ini cocok dipakai untuk jogging santai 5K hingga 10K. Selain itu, desainnya sporty sehingga tetap stylish dipakai nongkrong setelah olahraga.

Kisaran harga: Rp500 ribuan hingga Rp700 ribuan.

2. Specs Nitro

Specs memang lebih dikenal lewat sepatu futsal dan bola, tetapi lini running mereka mulai banyak dilirik. Seri Nitro sering dipakai karena outsole-nya grip kuat dan nyaman untuk aspal.

Baca Juga: 5 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate yang Lagi Dicari Pelari, Harga Mulai Rp700 Ribuan

Desainnya juga modern dengan warna-warna berani yang menarik perhatian di CFD.

Kisaran harga: Rp400 ribuan hingga Rp800 ribuan.

3. 910 Nineten Haze Vision

Brand 910 Nineten belakangan naik daun di komunitas lari. Seri Haze Vision cukup populer karena punya bantalan tebal dan upper breathable.

Banyak pelari memilih sepatu ini untuk easy run atau long walk di area Bundaran HI hingga Gelora Bung Karno.

Kisaran harga: Rp600 ribuan sampai Rp900 ribuan.

4. League Volans

League termasuk salah satu pemain lama di pasar sepatu olahraga Indonesia. Seri Volans cukup sering terlihat karena nyaman untuk aktivitas ringan.

Sepatu ini cocok untuk pengguna yang mencari keseimbangan antara harga dan kenyamanan.

Kisaran harga: Rp300 ribuan hingga Rp600 ribuan.

5. Eagle Running Series

Eagle yang legendaris ternyata masih punya tempat di hati masyarakat. Beberapa model running terbaru mereka sering dipakai orang tua hingga anak muda di CFD.

Harganya terjangkau dan terkenal awet. Kisaran harga: Rp300 ribuan hingga Rp500 ribuan.

6. Brodo Active Series

Brodo yang dikenal sebagai brand fashion pria kini mulai merambah ke activewear. Seri Active mereka terlihat dipakai anak muda yang ingin tampil sporty tapi tetap kasual.

Cocok untuk jalan santai atau olahraga ringan. Kisaran harga: Rp500 ribuan hingga Rp800 ribuan.

7. NAH Project Running/Active Series

NAH Project terkenal lewat desain minimalis. Kini beberapa lini active series mulai terlihat di CFD Jakarta. Selain nyaman dipakai jalan kaki, tampilannya juga cocok untuk OOTD olahraga.

Kisaran harga: Rp400 ribuan hingga Rp700 ribuan.

Kenapa Sepatu Lokal Makin Digemari?

Ada beberapa alasan kenapa sepatu lari lokal makin banyak dipakai di CFD Jakarta:

  1. Harga lebih terjangkau dibanding brand luar negeri.
  2. Teknologi bantalan makin berkembang.
  3. Desain makin modern dan fashionable.
  4. Mudah dibeli secara online maupun offline.
  5. Banyak dipakai influencer lari dan komunitas.

Dengan kualitas yang semakin kompetitif, bukan tak mungkin brand lokal bakal makin mendominasi area CFD Jakarta dalam beberapa tahun ke depan.

Load More