- Kementerian PPPA mengapresiasi keterlibatan perempuan dalam program TJSL Pelindo di berbagai wilayah pada Selasa, 8 September 2026.
- Pelindo melibatkan perempuan sebagai relawan pendidikan dan pelaku UMKM untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat luas.
- Bantuan sarana usaha dari Pelindo berhasil menunjang kegiatan pencarian penghasilan sehari-hari bagi pelaku usaha perempuan.
SuaraJakarta.id - Peran perempuan dalam berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendapat apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau Kementerian PPPA.
Keterlibatan tersebut terlihat dalam tiga program Pelindo di bidang inklusi sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi yang menyasar masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA Amurwani Dwi Lestariningsih menilai keterlibatan perempuan sebagai penerima manfaat sekaligus penggerak program menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian.
“Kami mengapresiasi upaya Pelindo yang memberikan ruang bagi perempuan untuk terlibat dan memperoleh manfaat dari berbagai program pemberdayaan,” ujar Amurwani di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Dalam program Port Captain Inspirasi 2026, misalnya, sebanyak 16 dari 20 relawan yang akan diberangkatkan ke Banda Aceh, Garut, Sumbawa, dan Ambon merupakan perempuan.
Sementara itu, dari 53 pelaku UMKM yang menerima bantuan sarana usaha, sebanyak 41 orang di antaranya merupakan perempuan. Pelindo juga menyalurkan alat bantu kepada 25 penyandang disabilitas, termasuk delapan perempuan.
Menurut Amurwani, akses dan kesempatan bagi perempuan untuk berkembang tidak hanya memberikan manfaat bagi individu, tetapi juga berdampak pada keluarga dan lingkungan sekitar.
Sekretaris Perusahaan Pelindo Benny Ariyadi mengatakan berbagai program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus membuka akses menuju kemandirian.
“Program TJSL kami rancang agar menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret. Pada akhirnya, semuanya bermuara pada bagaimana membuka akses dan kesempatan agar masyarakat semakin berdaya,” katanya.
Baca Juga: Kapolres Jakarta Utara Urai Kemacetan Akibat Blokade Sopir Truk di Tower Pelindo
Benny menambahkan, tingginya keterlibatan perempuan menunjukkan posisi penting perempuan dalam menjalankan sekaligus menerima manfaat program pemberdayaan.
“Kami melihat perempuan memiliki peran penting, bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai penggerak perubahan,” ujarnya.
Salah satu penerima manfaat, Zahra, pelaku usaha Bubur Maniez di Kalibaru, Tanjung Priok, mengatakan bantuan sarana usaha dari Pelindo membantu menunjang kegiatan usahanya.
“Gerobak ini kelihatannya sederhana, tapi buat saya sangat berarti karena ini tempat saya mencari penghasilan setiap hari. Terima kasih Pelindo sudah membantu,” kata Zahra.
Benny mengatakan Pelindo ingin manfaat konektivitas perusahaan tidak hanya dirasakan melalui pergerakan kapal, barang, dan manusia, tetapi juga membuka akses terhadap pendidikan, kesempatan berusaha, serta kemandirian masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event