- Sekolah Katolik Chevalier PIK2 menyediakan fasilitas akademik dan nonakademik terintegrasi untuk mendukung pembentukan karakter siswa.
- Pihak sekolah menerapkan konsep green school dengan menyediakan 40 persen area hijau untuk kegiatan berkebun siswa.
- Kepala Sekolah FX Budijuwono mengajak orang tua mengunjungi langsung fasilitas dan suasana belajar sekolah tersebut pada Selasa (29/9/2026).
SuaraJakarta.id - Memilih sekolah untuk anak kini tidak hanya mempertimbangkan kurikulum. Lingkungan belajar, fasilitas pengembangan bakat, ruang aktivitas, hingga kenyamanan selama berada di sekolah menjadi sejumlah faktor yang diperhatikan orang tua.
Kebutuhan tersebut menjadi salah satu dasar Sekolah Katolik Chevalier PIK2 dalam mengembangkan lingkungan pendidikan yang memadukan fasilitas akademik dan nonakademik.
Berlokasi di kawasan sekitar Milenial Park PIK2, sekolah ini melayani jenjang taman bermain, taman kanak-kanak, hingga sekolah dasar (SD). Pada tahun ajaran 2026/2027, jenjang SD telah tersedia hingga kelas IV.
Kepala Sekolah Katolik Chevalier PIK2, FX Budijuwono, mengatakan sekolah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung perkembangan siswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
“Keunggulan sekolah kami di Chevalier ini ada dua, baik yang akademik maupun yang nonakademik,” ujar Budijuwono, Selasa (29/9/2026).
Untuk menunjang kegiatan pembelajaran, sekolah menyediakan laboratorium komputer, laboratorium sains, dan perpustakaan. Fasilitas tersebut dilengkapi ruang untuk mendukung pengembangan minat siswa di bidang musik dan seni.
“Yang akademik itu seperti misalnya adanya lab, lab komputer, sains, lalu juga perpustakaan, juga ada musik, seni,” katanya.
Sementara itu, aktivitas nonakademik didukung dengan fasilitas olahraga dan ruang bermain. Sekolah menyediakan playground serta lapangan voli, futsal, dan basket.
“Yang nonakademik itu adalah playground-nya dan juga ada lapangan. Ada lapangan voli, lapangan futsal, dan lapangan basket,” jelas Budijuwono.
Baca Juga: Tarif Masuk Ragunan Diwacanakan Naik Jadi Rp10 Ribu, Fasilitas dan Keamanan Jadi Sorotan
Selain fasilitas tersebut, Sekolah Katolik Chevalier PIK2 juga memiliki ruang serbaguna dan ruang makan bersama yang menunjang aktivitas siswa di lingkungan sekolah.
Menurut Budijuwono, keberadaan berbagai fasilitas tersebut tidak hanya ditujukan untuk melengkapi sarana pendidikan. Fasilitas akademik dan nonakademik dirancang untuk saling mendukung proses pembelajaran sekaligus pembentukan karakter siswa.
“Sebenarnya dua hal ini saling terintegrasi. Antara akademik dengan pengembangan karakter. Mereka harus saling bersinergi,” ujarnya.
Terapkan Konsep Green School
Pengembangan lingkungan belajar di Sekolah Katolik Chevalier PIK2 juga mengusung konsep green school. Lingkungan sekolah dilengkapi tanaman dan ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari aktivitas pembelajaran.
Salah satu kegiatan yang diperkenalkan kepada siswa adalah berkebun. Melalui aktivitas tersebut, anak-anak diajak mengenal proses pertanian secara sederhana sekaligus belajar menghargai hasil yang diperoleh dari alam.
“Sekolah kita pun anak-anak juga ada konsep berkebun, sehingga anak-anak itu mengerti bagaimana mereka menghargai hasil pertanian dari yang sederhana dulu,” kata Budijuwono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas