Fakta Baru Relawan Vaksin Covid-19 Sinovac Positif Corona

Habis pergi ke Semarang.

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 11 September 2020 | 09:37 WIB
Fakta Baru Relawan Vaksin Covid-19 Sinovac Positif Corona
Relawan disuntik vaksin Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SuaraJakarta.id - Seorang relawan vaksin Covid-19 Sinovac malah terinfeksi virus corona. Sang relawan positif corona setelah mengikuti kegiatan penyuntikan kedua.

Positif corona sang relawan diketahui setelah mengikuti tes usap usai mengikuti kegiatan penyuntikan kedua.

Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 dari Unpad Prof Kusnandi Rusmil mengungkapkan Relawan dinyatakan sehat secara klinis dan diberikan penyuntikkan kedua.

Usai penyuntikkan kedua, relawan mengikuti tes usap karena memiliki riwayat perjalanan ke luar kota.

Baca Juga:Pakar Virologi: Mutasi Virus Corona Tak Pengaruhi Keampuhan Vaksin

Relawan menjalani pemeriksaan kesehatan saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]
Relawan menjalani pemeriksaan kesehatan saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

“Oleh petugas dilakukan pengambilan bahan dari apus hidung dan kemudian dikirimkan ke laboratorium BSL2 (Dinas Kesehatan) dengan hasil positif. Hasil yang positif tersebut harus disampaikan kepada yang bersangkutan,” ujar Kusnandi melalui keterangan tertulis, Kamis (10/9/2020).

Pihaknya mengungkapkan setelah diketahui hasil tes usap positif, relawan langsung melakukan isolasi mandiri.

Pihaknya juga melakukan pemantauan kondisi secara ketat setiap harinya.

Petugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

“Dilakukan isolasi mandiri dan terdapat program pemantauan secara ketat setiap harinya,” katanya.

Pemantauan dilakukan secara ketat selama 9 hari.

Baca Juga:Virolog Optimis Vaksin Tetap Efektif Meski Ada Mutasi Virus Corona

Pihaknya menegaskan hingga saat ini kondisi relawan dalam keadaan baik.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak