- Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran 15,507 kg ganja melalui operasi yang berawal dari informasi warga.
- Tiga pria berinisial RA, TB, dan AW ditangkap di Stasiun Tanah Abang dan kontrakan Pamulang.
- Penindakan pertama menemukan 10 kg ganja di Tanah Abang; pengembangan kedua menemukan 5,507 kg di Pamulang.
SuaraJakarta.id - Perang melawan narkoba terus digencarkan aparat kepolisian. Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja dengan jumlah yang sangat signifikan, yakni seberat 15,507 kilogram (kg).
Operasi senyap yang dilakukan Polda Metro ini berhasil membekuk tiga orang pria berinisial RA (30), TB (25), dan AW (33).
Penangkapan tiga orang pria tersebut, menurut Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Arie, bahwa berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkoba di area parkir mobil Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/2).
Polda Metro Jaya kata dia langsung melakukan pemantauan dan pemetaan lokasi setelah menerima informasi. Setelah memastikan target berada di tempat, tim berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat sebelum melakukan penindakan.
Baca Juga:Tren Fashion Lebaran 2026: Gamis Rompi Lepas Bikin Tanah Abang Kembali Padat
"Lokasi di Area Parkir Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat dilakukan penggeledahan terhadap ketiga pria tersebut, polisi menemukan ganja seberat 10 kg yang disimpan dalam tas jinjing," katanya, dilansir dari Antara.
Kemudian, pengembangan lanjut ke lokasi kedua, di kontrakan Pamulang, Tangerang Selatan
"Pengembangan kasus kemudian dilakukan ke sebuah kontrakan di Jalan H. Nasa Syamsudin, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan". Di lokasi kedua ini, polisi berhasil menemukan ganja seberat 5,507 kilogram," jelasnya.
Dengan demikian, total barang bukti ganja yang berhasil disita mencapai 15,507 kg. Ketiga tersangka (RA, TB, dan AW) ditangkap di dua lokasi berbeda ini.
"Selanjutnya, tersangka dan barang bukti narkoba dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya" guna penyidikan lebih lanjut," tukasnya.
Baca Juga:Senjata Api Penembakan di Tanah Abang Berasal dari WNA Timor Leste, Begini Modusnya