Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Frustrasi Diabetes, Warga Kabupaten Tangerang Akhiri Hidup dengan Tragis

Rizki Nurmansyah Jum'at, 18 September 2020 | 17:25 WIB

Frustrasi Diabetes, Warga Kabupaten Tangerang Akhiri Hidup dengan Tragis
Ilustrasi warga mengakhiri hidup dengan gantung diri. [Ist]

Tewasnya warga Kabupaten Tangerang itu dengan cara pertama kali ditemukan oleh istrinya.

SuaraJakarta.id - Kon Ket Fiu (50), warga Kabupaten Tangerang, nekat mengakhiri hidup dengan tragis. Ia bunuh diri dengan cara gantung diri di rumahnya, Kamis (17/9/2020).

Insiden ini terjadi sekira pukul 17.30 WIB. Tewasnya warga Kabupaten Tangerang itu dengan cara gantung diri pertama kali ditemukan oleh istrinya.

Diduga pria tersebut nekat mengakhiri hidup dengan tragis di kusen kamar tengah lantaran frustrasi dengan penyakit diabetes yang tak kunjung sembuh.

Adanya kasus gantung diri ini dibenarkan Kapolsek Cisoka Polresta Tangerang AKP Nur Rokhman.

"Korban tewas tergantung di kusen kamar tengahnya," kata Nur Rokhman dilansir dari Banten News—jaringan Suara.com—Jumat (18/9/2020).

"Di tangan sebelah kiri dan di kaki sebelah kanan korban terdapat luka lama akibat sakit diabetes," sambungnya.

Tim Inafis Polres Tangerang Kota saat menunjukan lokasi Warga Keturunan Tionghoa gantung diri, Jumat (18/9/2020) (BantenHits.com/Rifat Alhamidi)
Tim Inafis Polres Tangerang Kota saat menunjukan lokasi Warga Keturunan Tionghoa gantung diri, Jumat (18/9/2020) (BantenHits.com/Rifat Alhamidi)

Rokhman menjelaskan, di tempat kejadian pun pihaknya menemukan bekas darah warna merah tepatnya di kasur kamar tidur akibat dari luka lama tangan kiri korban.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban memang sudah sejak lama menderita sakit diabetes.

"Kondisi korban dipastikan sudah tidak bernyawa. Lidah menjulur keluar panjang dan gigi menggigit lidah dan keluarnya air mani dari alat kelamin serta kotoran warna kuning muda dari lubang dubur korban," pungkasnya.

Baca Juga

Berita Terkait