Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ini Kisah Miris Pekerja Jungle Land yang Dibahas di Instagram Nia Ramadhani

Chandra Iswinarno Minggu, 27 September 2020 | 18:56 WIB

Ini Kisah Miris Pekerja Jungle Land yang Dibahas di Instagram Nia Ramadhani
Foto glamour Nia Ramadhani. (Facebook/Meicky Shoreamanis Panggabean)

Pada Maret dan April pihak manajemen menjanjikan akan membayar 50 persen dan 25 persen pada Mei, tetapi sampai saat ini belum menerima.

SuaraJakarta.id - Unggahan Instagram Nia Ramadhani pada Rabu (23/9/2020) dibanjiri komentar dari warganet yang menyoal karyawan Jungle Land di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat belum mendapat gaji selama enam bulan.

Dalam kolom komentar unggahan foto Nia Ramadhani, akun @rizaldinaldianputra menuliskan keluhan belum adanya hak atas dirinya selama enam bulan bekerja di Jungle Land.

"Mbak sangat kaya sekali. Mbak tolong kasih tahu ke keluarga besar Bakrie, kalau kita Jungleland belum digaji ini selama 6 bulan menunggu dibayar juga. Tapi mbak terlihat menawan atas kekayaan itu.. semoga bisa tersampaikan," tulis akun @rizaldinaldianputra di kolom komentar Nia Ramadhani.

Hingga saat ini Minggu (27/9/2020) terdapat 12.603 suka dan 1009 komentar dan tanggapan.

Saat dihubungi SuaraJakata.com, seorang karyawan Jungleland berinisial FS mengakui, jika dirinya sama sekali belum menerima gaji yang dijanjikan oleh pihak manajemen.

"Iya memang betul belum terima gaji, kita bulan Februari itu baru terima sebagian," kata Warga Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Ia menjelaskan, pada Maret dan April pihak manajemen menjanjikan akan membayar 50 persen dan 25 persen pada Mei, tetapi sampai saat ini belum menerima.

"Maret kita belum dibayar dan April mau dibayar tapi meleset ada kebijakan WFH (work from home) dibayar 50 persen, Mei 25 persen. Tetapi janjinya meleset sampai sekarang, kita juga belum terima sama THR (Tunjangan Hari Raya)," jelasnya.

Bahkan kata FS, ada temannya yang sampai gagal menikah di tahun ini, karena berharap uang gaji dari Jungle Land bisa segera dibayar.

"Ada yang gagal nikah teman saya, namanya kebutuhan orang, kita pernah meeting dengan manajemen pas itu mengeluhkan hal ini. Ada yang baru punya anak dan mau nikah, ada yang diusir dari kontrakan ada yang motornya juga ditarik bank," tambahnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait