Sebelum Salat Ashar, Chadijah Sudah Firasat Bencana Angin Puting Beliung

Sebanyak 62 rumah di Desa Cikasungka, Kabupaten Tangerang, rusak akibat angin puting beliung.

Rizki Nurmansyah
Selasa, 29 September 2020 | 19:07 WIB
Sebelum Salat Ashar, Chadijah Sudah Firasat Bencana Angin Puting Beliung
Kondisi rumah Chadijah di Perumahan Bukit Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, usai diterjang angin puting beliung, Selasa (29/9/2020). [Suara.com/Ridsha Vimanda Nasution]

Chadijah melihat hal itu langsung pergi ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. Ia pun dibantu dengan sepupu Bara.

"Saya mendengar cerita ibu enggak kuat. Kalau saja jadi ambil wudhu pasti terkena puing dari dinding yang hancur itu," imbuhnya.

Berharap Bantuan

Kekinian, Bara mengaku belum sama sekali mendapat bantuan apapun dari Pemerintah Kabupaten Tangerang atas bencana angin puting beliung itu.

Baca Juga:Tangerang Diterjang Puting Beliung, Motor Berjejer Ringsek Tertimpa Pohon

"Belum ada bantuan apapun. Hanya ada dari keluarahan datang mendata kerusakan. Saya berharap dapat bantuan setidaknya rumah direnovasi," katanya.

Bara kini hanya bisa tidur di ruang tamu. Ruangan berukuran 3x3 meter itu bekas parkiran motor. Kecuali Chadijah tidur di sebelah ruang tamu yang di sekat tembok.

Angin Berputar-putar

Peristiwa angin puting beliung tidak hanya terjadi di kediaman Chadijah. Sekira 700 meter dari lokasi itu, rumah milik Nurmaita juga jadi korban keganasan puting beliung.

Nurmaita tinggal di Perumahan Adiyasa, masih lingkup wilayah Kecamatan Solear. Ibu dua anak ini menyaksikan langsung angin puting beliung itu.

Baca Juga:Lima Rumah Warga di Bangka Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

"Anginnya warna hitam itu berputar-putar. Saya posisinya lagi depan pintu langsung masuk ke dalam rumah. Ternyata enggak lama bagian atap rumah saya terbang," sebutnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini