Bentrokan Pecah di Perempatan Harmoni, Pendemo Lempar Batu, Polisi Menembak

Polisi melepaskan tembakan gas air mata ke arah massa.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 08 Oktober 2020 | 14:47 WIB
Bentrokan Pecah di Perempatan Harmoni, Pendemo Lempar Batu, Polisi Menembak
Demo buruh di Jalan Harmoni (ist)

SuaraJakarta.id - Bentrokan pendemo dan polisi pecah di perempatan Jalan Harmoni, Jakarta Pusat. Pendemo melempar batu tak henti dari arah Gajah Mada.

Sementara polisi berjajar menutup jalan menuju Istana Negara. Poisi anti huru-hara itu menggunakan tameng menangkis serangan pendemo.

Sementara polisi melepaskan tembakan gas air mata ke arah massa.

Sebagian dari polisi perlahan maju untuk memukul mundur pendemo.

Baca Juga:Demo di Jalan Harmoni Dekat Istana Negara Memanas, Massa Lempar Batu

Pendemo kocar-kacir menuju Jalan Gajah Mada dan Jalan Juanda. Mereka tampak berlindung.

Banyak batu tampak berserakan di jalan.

Para pandemo itu mengenakan berbagai pakaian. Diduga mereka bukan buruh yang biasanya berdemo mengenakan seragam.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengajak massa aksi yang ada di Simpang Harmoni untuk bernegosiasi terkait penyampaian aksi yang ditujukan ke Istana Negara.

"Mari kita berbicara, mari kita atur supaya tidak berbenturan. Saya rasa adik-adik juga mengerti akan hal ini. Kami kepolisian akan menjaga dan melindungi kalian ya ayo kita bernegosiasi," kata Heru dari mobil Raisa (Pengurai Massa) di Simpang Harmoni.

Baca Juga:Barikade Polisi Jebol: Assalamualaikum Anak STM Datang Bawa Pasukan

Negosiasi pun segera dilakukan saat Heru menghampiri mobil komando massa aksi, massa pun membuka jalan bagi Heru dan timnya untuk bernegosiasi dengan perwakilan massa yang terdiri dari buruh dan mahasiswa.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini