Saat dihadirkan kepada awak media, mereka pun dijemur di halaman Polres.
"Mereka yang kami amankan akan dicatat kepolisian. Catatan ini nanti akan terbawa terus untuk melamar pekerjan, sekolah. Ada catatan khusus pokoknya," paparnya.
"Kami masih akan menelusuri atas ajakan ke Jakarta yang diakui mereka dari sarana FB," pungkasnya.
![Polresta Tangerang amankan pelajar yang hendak ikut-ikutan demo ke Istana Negara, Jakarta, Selasa (13/10/2020). [Suara.com/Ridsha Vimanda Nasution]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/10/13/40158-polresta-tangerang-amankan-pelajar-mau-ke-istana-negara.jpg)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaifullah, yang berada di lokasi, menuturkan, para pelajar ini hanya ikut-ikutan untuk demo ke Jakarta hari ini.
Baca Juga:Penyusup Bergaya Mahasiswa Ditangkap, Profesi Aslinya Ternyata Ini
"Mereka tidak paham tentang apa yang diperjuangkan. Untuk sanksi, kami masih akan melakukan pembinaan dulu menyampaikan kepada orang tuanya," sebutnya.
"(Sejauh ini) sudah total 77 pelajar dari Kabupaten Tangerang yang diamankan karena hendak ke Jakarta. Itu yang terhitung di hari pertama," sambungnya.
Diketahui, gelombang aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja masih terus berlanjut. Massa dari berbagai elemen masyarakat berencana kembali berdemonstrasi ke Istana Negara.
Kontributor : Ridsha Vimanda Nasution
Baca Juga:Soroti UU Cipta Kerja, Pakar Hukum Lingkungan UGM Beri 7 Catatan Kritis