“Bagaimana mungkin NKRI yang bukan negara Islam ini tega menghilangkan peran ulama MUI sebagai pemberi fatwa halal dan digantikan dengan seorang Dirjen level eselon 1 Ketua BPJPH yang kasusnya sedang bergulir di pengadilan karena memalsukan fatwa halal MUI dan buat logo halal tandingan Majelis Ulama Indonesia. Ini kejahatan yang terorganisir!” ujarnya.
3. Sedikit Waktu Sholat
![Marissa Haque dan Ikang Fawzi. [dok. Marissa Haque]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/10/30/51824-marissa-haque-dan-ikang-fawzi.jpg)
Marissa juga menyayangkan jika para pekerja hanya diberi waktu setengah jam minimal untuk waktu istirahat saat bekerja.
“Ditambah lagi soal 'jam ishoma' buruh yang yang hanya diberikan 'setengah jam minimal' (dan fakta menunjukkan bahwa yang dipakai di pabrik-pabrik tempat para buruh bekerja itu adalah yang minimal). Memangnya buruh itu robot yah?” ungkapnya.
Baca Juga:Tifatul Tanya Prabowo: Info Demo Dibiayai Asing, Source-nya Darimana Pak?
4. Bukan Urusan Politik
![Marissa Haque dan Ikang Fawzi. [Instagram @marissahaque]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/10/11/43401-marissa-haque-dan-ikang-fawzi.jpg)
Lebih lanjut, Marissa mengaku bahwa dirinya hanya ingin menyoroti jaminan produk halal untuk umat Muslim.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya sudah tidak berpartai politik.
“Tapi fokus protes saya bukan di urusan perburuhan, karena saya bukan ahlinya, fokus saya pada urusan jaminan produk halal untuk ummat Islam Indonesia (dan saya sudah 10 tahunan lebih tidak berpartai politik guys!, Jadi saya bukan lagi PAN),” tutur Marissa.
5. Dzolim yang Terbuka
Baca Juga:Belum Bernomor, Ini Pasal-pasal UU Cipta Kerja yang Digugat ke MK
![Marissa Haque. [Instagram @marissahaque]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/07/27/49834-marissa-haque.jpg)
Marissa berharap agar kondisi Indonesia semakin membaik ke depannya.