Sebabkan Banjir, Walkot Bogor Bima Arya Perintahkan Bongkar Bangunan Liar

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau banjir yang rendam puluhan rumah di Perumahan Griya Cimanggu Indah.

Rizki Nurmansyah
Senin, 26 Oktober 2020 | 13:42 WIB
Sebabkan Banjir, Walkot Bogor Bima Arya Perintahkan Bongkar Bangunan Liar
Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau langsung lokasi pengerukan saluran air yang tersumbat yang menyebabkan puluhan rumah di Perumahan Griya Cimanggu Indah terendam banjir. Senin (26/10/2020). [Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi]

"Kita saat ini sedang melakukan pembongkaran bangli diatas saluran air ini, sesuai intruksi dari pak wali soalnya sudah terbukti menyalahi aturan juga, IMB nya tidak ada juga," singkatnya.

Banjir di Perumahan Griya Cimanggu Indah Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Minggu (25/10/2020). [Ist]
Banjir di Perumahan Griya Cimanggu Indah Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Minggu (25/10/2020). [Ist]

Sebelumnya, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor, Priyatna Syamsah mengatakan, pada Minggu (25/10/2020) pihaknya menerjunkan alat berat berupa satu ekskavator yang kecil.

Namun, ekskavator tersebut ternyata tidak berfungsi dengan baik untuk menjangkau titik saluran air yang tersumbat tersebut.

"Tadinya kita terjunkan alat beko yang kecil, ternyata kurang besar dan tidak bisa menjangkau titik yang menyebabkan penyumbatan.Terus semalam kita kerahkan excavator besar, sekarang dalam proses lanjutan," ujarnya kepada wartawan dilokasi Senin (26/10/2020).

Baca Juga:Ini Penyebab Banjir Rendam Perumahan Griya Cimanggu Indah Bogor

Menurutnya, penyebab banjir ini terjadi karena adanya bangunan liar (bangli) di lokasi pembuangan air atau gorong-gorong.

Sejumlah warga manfaatkan memancing di tengah banjir di Perumahan Griya Cimanggu Indah Bogor, Senin (26/10/2020). [Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi]
Sejumlah warga manfaatkan memancing di tengah banjir di Perumahan Griya Cimanggu Indah Bogor, Senin (26/10/2020). [Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi]

Hal itu menyebabkan tekanan tanah terus turun ke lokasi gorong-gorong, sehingga mengakibatkan saluran air yang biasanya lancar terbuang langsung ke kali Cipakancilan tapi saat ini tidak.

"Kalau kita lihat dari sini (lokasi tertutupnya saluran air) ketinggiannya mencapai delapan meter. Ini disebabkan adanya bangli, terus gorong-gorong ke tutup sama tanah, dan menimbulkan penyumbatan saluran air tersebut," jelasnya.

Pantauan di lokasi, pada pukul 12.30 WIB terlihat saat alat berat berupa excavator melakukan pengerukan, terlihat banyak sekali ban kendaraan roda dua yang bekas menyumbat gorong-gorong tersebut.

Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi

Baca Juga:Mulai Meluas, Puluhan Rumah di Griya Cimanggu Indah Bogor Terendam Banjir

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini