SuaraJakarta.id - Pembunuhan Siti Soleha, cewek open BO Bekasi dilakukan dengan senyap dan cepat. Sebab warga sekitar kontrakan tetiba didatangi polisi dan diberi tahu ada pembunuhan di dalam.
Warga RW01/01 Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Zein mengungkapkan tak mendengar jeritan atau suara gaduh di Indekos tersebut. Suasana, Minggu (25/10/2020) malam itu berjalan seperti bisanya.
“Tiba-tiba datang polisi tuh sekitar pukul 20.00 WIB, tanya-tanya soal Indekos,” kata Zein kepada Suara.com di lokasi, Senin (25/10/2020).
Kedatangan aparat kepolisian tentu menjadi perhatian warga, Zein yang merupakan pedagang kelontong depan Indekos tersebut turut menyaksikan.
Baca Juga:Begini Penampakan Indekos Cewek Open BO yang Dibunuh Pelanggannya
“Polisi minta izin masuk karena katanya ada pembunuhan di dalam, sempat nggak percaya tetapi ternyata benar, itu kamar ada di Lantai 3,” ungkapnya.
![Suasana di indekos tempat terjadinya pembunuhan cewek open BO di Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (26/10/2020). [Suara.com/Mochamad Yacub Ardiansyah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/10/26/45957-pembunuhan-cewek-open-bo-di-bekasi.jpg)
Jenazah korban akhirnya dibawa menggunakan mobil evakuasi. Sementara penghuni dan penjaga sempat diinterogasi mengenai pembunuhan wanita itu.
“Nggak ada yang tahu, saya juga jaga di sini (warung kelontong) tidak mendengar apa-apa, dan tidak ada yang mencurigakan, ya kaya biasa aja,” ujar dia.
Kontrakan Haji Jamal dikenal bebas. Kontrakan ini dihuni penyewa lelaki dan perempuan. Juga bagi mereka yang sudah berumah tangga.
“Yang jelas itu bebas bang, pria-wanita bisa, gabung bisa, keluarga bisa,” kata Zein.
Baca Juga:Open BO Berujung Maut, Berikut 5 Fakta Terbunuhnya Siti Soleha
Zein tidak mengetahui jauh mayoritas indekos tersebut diperuntuk untuk apa, termasuk soal adanya prostitusi online di mana wanita bernama Siti Soleha yang merupakan pekerja seksual tewas di tangan pelanggannya.