alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Detik-Detik Kerumunan di Haul Syekh Abdul Qodir Jaelani Dibubarkan Polisi

Rizki Nurmansyah Senin, 30 November 2020 | 10:56 WIB

Detik-Detik Kerumunan di Haul Syekh Abdul Qodir Jaelani Dibubarkan Polisi
Polsi membubarkan puluhan santri yang hendak menghadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Jaelani ke-62 di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Istiqlaliyah, Kampung Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. (Bantennews)

Acara Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Jaelani itu dilaksanakan di Pondok Pesantren Istiqlaliyah pada, Minggu (29/11/2020).

SuaraJakarta.id - Kerumunan massa yang menghadiri acara Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Jaelani di Kampung Sukamantri, Kabupaten Tangerang, dibubabarkan polisi.

Acara Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Jaelani itu dilaksanakan di Pondok Pesantren Istiqlaliyah pada, Minggu (29/11/2020).

Sebelumnya baik Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun pihak Ponpes telah menyatakan bahwa warga di luar ponpes dilarang mengikuti haul ini

Spanduk imbauan warga tak hadiri haul Syekh Abdul Qodir Jaelani terpampang di pagar kantor Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/11/2020). [Suara.com/Ridsha Vimanda Nasution]
Spanduk imbauan warga tak hadiri haul Syekh Abdul Qodir Jaelani terpampang di pagar kantor Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/11/2020). [Suara.com/Ridsha Vimanda Nasution]

Pihak berwenang pun membubarkan acara Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Jaelani karena kerumunan massa yang bisa memicu penularan virus corona.

Baca Juga: Sopir Truk Ngantuk, Lindas Kakek Lagi Bersepeda Ontel di Tangerang Banten

Pembubaran dilakukan Petugas gabungan Polresta Tangerang, Kodim 0510/Tigarakasa, dan Satpol PP Kota Tangerang.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradu bersama Dandim 0510/Tigaraksa, Letkol Inf Bangun Siregar memimpin langsung proses pembubaran tersebut.

Secara persuasif, Ade meminta jamaah menjalankan protokol kesehatan dengan tidak berkerumun.

Ade juga meminta agar masyarakat menggunakan masker.

"Menjaga jarak atau tidak berkerumun merupakan bagian dari pelaksanaan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini," kata Ade melalui WhatsApp kepada Suara.com.

Baca Juga: Kronologis Polisi Bubarkan Haul Syekh Abdul Qadir Jailani di Tangerang

Ade menerangkan, pelaksanaan protokol kesehatan semata untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait