alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kediamannya Digeruduk Massa, Ibu dan Kakak Mahfud Sampai Ketakutan

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari Rabu, 02 Desember 2020 | 15:04 WIB

Kediamannya Digeruduk Massa, Ibu dan Kakak Mahfud Sampai Ketakutan
Tangkap layar video rumah Menko Polhukam Mahfud MD di Madura digeruduk massa berpeci putih. (istimewa)

Ibu dan kakak Mahfud yang berada di dalam rumah ketakutan saat sekelompok massa menggeruduk rumahnya.

SuaraJakarta.id - Kediaman Ibu kandung Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD digeruduk sekelompok massa.

Adik Mahfud MD, Siti Marwiyah menceritakan ketika rumah keluarganya di Madura digeruduk sekelompok orang. Mereka sampai memanjat pagar hingga membuat penghuni rumah ketakutan.

Rumah keluarga Mahfud itu berada di Kelurahan Bugih, Pamekasan, pulau Madura, Jawa Timur. Sekelompok massa yang mayoritas mengenakan peci itu bermaksud hendak menemui Mahfud.

Namun, pada kenyataanya di dalam rumah hanya dihuni oleh ibunda Mahfud yang berusia 90 tahun dan kakak perempuan Mahfud yang berusia 70 tahun. Keduanya ditemani oleh perawat dan asisten rumah tangga.

Baca Juga: Pendukung Rizieq Serbu Rumah Mahfud MD, Putri Gus Dur: Harus Dihentikan

"Kejadian kemarin siang setelah salat zuhur itu Ibu sedang istirahat, kemudian ada ramai katanya di depan sampai gedor-gedor pintu, sampai naik-naik pagar. Ini kebetukan kakak saya kemudian melihat ke luar dengan ibu yang merasa ketakutan," kata Siti dalam sebuah video yang dikutip Suara.com, Rabu (2/12/2020).

Siti menuturkan kalau kejadian tersebut sempat membuat mereka takut. Sebab, tidak ada satupun pria yang ada di dalam rumah.

"Jadi memang penghuninya di rumah ini tinggalnya perempuan semua, dua perawat juga perempuan semua. Jadi kejadian kemarin memang mencekamlah untuk kami," ujarnya.

Sebelumnya, Mahfud juga bereaksi atas penggerudukan rumah ibundanya oleh sekelompok orang di Pamekasan, Madura. Meski seringkali berupaya untuk menahan diri, tapi kali ini Mahfud tidak bisa menahan ungkapan hatinya.

Hal tersebut disampaikan Mahfud sembari menjawab cuitan Twitter orang lain yang mengirimkan video penggerudukan tersebut kepadanya. Kata dia, penggerudukan yang dilakukan itu mengganggu ibunya bukan kepada dirinya.

Baca Juga: Bagai Besarkan Anak Macan, Sikap Polisi ke Pendemo Rumah Mahfud MD Dikritik

"Tapi kali ini mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu Menko Polhukam," kata Mahfud melalui akun Twitternya @mohmahfudmd pada Selasa (1/12).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait