alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

PDIP: Rem Darurat Tak Perlu, Anies Harus Pikirkan Distribusi Vaksin

Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih Rabu, 30 Desember 2020 | 16:25 WIB

PDIP: Rem Darurat Tak Perlu, Anies Harus Pikirkan Distribusi Vaksin
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) bersama tim kesiapsiagaan banjir DKI Jakarta. [Ist]

"Sangat diharapkan Pemprov DKI bangun dari tidur menghadapi Covid-19 yang gagal diatasi di DKI," ujar Gilbert.

SuaraJakarta.id - Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Gilbert Simanjuntak menilai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak perlu menarik rem darurat meski kasus penularan Covid-19 terus meningkat di Ibu Kota.

Menurutnya yang paling penting saat ini adalah memikirkan distribusi vaksin.

Gilbert menilai Pemprov DKI sudah gagal dalam menangani pandemi karena penularan terus merebak dan bahkan tak kunjung surut.

Untuk itu, ke depannya Anies harus segera sadar dan mencari solusi.

Baca Juga: Sebanyak 1,8 Juta Vaksin Covid-19 Asal China Sampai ke Indonesia Besok

"Sangat diharapkan Pemprov DKI bangun dari tidur menghadapi Covid-19 yang gagal diatasi di DKI, dan bukan bekerja menarik rem darurat yang tidak perlu," ujar Gilbert kepada wartawan, Rabu (30/12/2020).

Menurut Gilbert, Anies sekarang ini harus lebih fokus pada pendataan penerima vaksin.

Jajarannya di tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga RT/RW harus digencarkan.

"Bukan bekerja menarik rem darurat yang tidak perlu. Kerja yang baik yang dapat dilakukan adalah mempunyai data yang akurat siapa yang layak menerima vaksin," jelasnya.

Anies dinilainya perlu segera menyusun skala prioritas siapa saja yang menjadi prioritas mendapatkan vaksin Covid-19.

Baca Juga: Cegah Potensi Korupsi, KPK Kaji Pengadaan Vaksin Covid-19

Sebab, Gilbert mengaku belum melihat adanya data lengkap yang telah disusun Anies.

"Saat awal, target penerima vaksin adalah tenaga kesehatan dan masyarakat rentan. Saya melihat data ini saja belum didata dengan baik," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait