10 Merek Mobil Bekas Paling Ramah Bengkel, Spare Part KW Mudah Dicari

Toyota mendominasi pasar sebagai merek mobil bekas dengan ketersediaan spare part KW paling melimpah dan beragam pilihan kualitas.

Tasmalinda
Senin, 05 Januari 2026 | 21:56 WIB
10 Merek Mobil Bekas Paling Ramah Bengkel, Spare Part KW Mudah Dicari
Ilustrasi mobil bekas ramah bengkel. [Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Toyota mendominasi pasar sebagai merek mobil bekas dengan ketersediaan spare part KW paling melimpah dan beragam pilihan kualitas.
  • Sepuluh merek mobil bekas, didominasi Jepang, dikenal memiliki ekosistem suku cadang aftermarket yang mudah dicari di Indonesia.
  • Spare part KW menjadi solusi bagi pemilik mobil bekas karena harganya terjangkau dan mempermudah proses perbaikan tanpa inden.

SuaraJakarta.id - Membeli mobil bekas bukan cuma soal harga unit, tapi juga kemudahan perawatan jangka panjang. Salah satu pertimbangan penting yang sering dibicarakan diam-diam di bengkel—adalah ketersediaan spare part KW atau aftermarket. Bagi sebagian pemilik, suku cadang non-original menjadi solusi lebih murah untuk mobil harian, asalkan kualitasnya masih masuk akal.

Di Indonesia, ada beberapa merek mobil bekas yang dikenal punya spare part KW sangat melimpah, dari komponen mesin, kaki-kaki, hingga bodi. Berikut 10 merek mobil bekas yang spare part KW-nya paling gampang dicari di pasaran.

1. Toyota
Tak terbantahkan, Toyota berada di posisi teratas. Hampir semua komponen—dari kampas rem, tie rod, hingga body part, yang tersedia versi KW dengan banyak pilihan kualitas dan harga. Cocok untuk mobil harian tanpa ribet.

2. Daihatsu
Sebagai saudara dekat Toyota, Daihatsu menikmati ekosistem spare part yang sama luasnya. Gran Max, Xenia, hingga Terios lama sangat dimanjakan aftermarket.

Baca Juga:5 Crossover Bekas Keren untuk Alternatif Avanza-Xpander, Harga di Bawah Rp170 Juta

3. Honda
Honda punya basis pengguna besar, terutama Brio, Jazz, dan Mobilio. Spare part KW mudah ditemukan, meski harganya sedikit di atas Toyota–Daihatsu untuk kualitas setara.

4. Suzuki
Suzuki dikenal ramah bengkel. Ertiga, Carry, hingga APV punya suplai spare part KW yang melimpah dan relatif murah, terutama untuk sektor kaki-kaki dan mesin.

5. Mitsubishi
Xpander dan Pajero Sport membuat pasar aftermarket Mitsubishi semakin hidup. Untuk model lama seperti Lancer dan Kuda, spare part KW masih tergolong mudah ditemukan.

6. Nissan
Meski pamor merek menurun, Nissan lama seperti Grand Livina, Serena C24, dan Juke justru “dimanjakan” spare part KW. Banyak komponen kompatibel lintas model.

7. Isuzu
Isuzu unggul di sektor mesin diesel. Panther, Elf, dan Traga punya spare part KW yang kuat di pasar, terutama untuk kebutuhan niaga dan operasional harian.

Baca Juga:7 Penyakit Honda Brio Bekas untuk Mobil Harian Anak Muda, Jangan Sampai Salah Pilih

8. Hyundai
Hyundai generasi lama seperti Avega, i10, dan Tucson mulai ramai aftermarket-nya. Tidak sebanyak Jepang, tapi kini jauh lebih mudah dibanding 10 tahun lalu.

9. Chevrolet
Meski sudah hengkang dari pasar baru, mobil Chevrolet bekas justru hidup di pasar KW. Komponen mesin dan kaki-kaki masih banyak beredar lewat jalur aftermarket.

10. Wuling
Untuk merek relatif muda, Wuling tergolong cepat “disusul” spare part KW. Confero dan Cortez kini sudah punya alternatif non-OEM di bengkel umum.

Kenapa Spare Part KW Jadi Pertimbangan?
Bagi pemilik mobil bekas, spare part KW menawarkan:

  1. Harga lebih terjangkau
  2. Pilihan kualitas beragam
  3. Perbaikan lebih cepat tanpa inden lama
  4. Namun tetap penting untuk selektif. Tidak semua komponen aman menggunakan KW—terutama yang berkaitan dengan keselamatan seperti rem dan suspensi.

Jika tujuan Anda membeli mobil bekas adalah hemat, praktis, dan minim drama, maka memilih merek dengan ekosistem spare part KW kuat adalah langkah cerdas. Di Indonesia, dominasi merek Jepang masih sulit tergeser, tapi merek Korea dan China mulai mengejar.

Mobil bekas boleh tua, asal perawatannya mudah dan masuk akal.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak