Pastikan Aman, Wagub DKI Ingatkan Denda Penolak Vaksin Covid-19

Riza mengimbau masyarakat agar mendukung program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah.

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Rabu, 13 Januari 2021 | 19:28 WIB
Pastikan Aman, Wagub DKI Ingatkan Denda Penolak Vaksin Covid-19
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD DKI, dengan mengenakan saluran infus di tangannya. (Suara.com/Fakhri)

SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan perihal ancaman sanksi kepada masyarakat yang ogah divaksin Covid-19. Berdasarkam aturan, penolak vaksin dikenakan sanksi Rp 5 juta.

"Ya bagi masyarakat sesuai dengan Perda 2/2002, bagi yang menolak vaksin bisa dikenakan sanksi pidana, denda besarnya Rp5 juta," kata Riza, Rabu (13/1/2021).

Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar mendukung program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah. Ia meminta masyarakat tidak perlu ragu akan keamanan vaksin.

"Kami minta masyarakat mendukung, tidak usah khawatir dan ragu. Vaksin ini baik, aman, sehat, dan membantu kita agar terbebas dari Covid-19," kata Riza.

Baca Juga:Gubernur Banten Tidak Akan Divaksin Sinovac, Apa Alasannya?

Sebelumnya, Kepala Dinas DKI Jakarta Widyastuti memastikan Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria tidak masuk dalam targer vaksinaai Covid-19 yang rencanamya digelar 15 Januari 2021.

Tidak masuk nama keduanya menjadi orang yang divaksin mengingat baik Anies maupun Riza yang memiliki latar belakang positif Covid-19.

"Tentu pak gubernur dan pak wagub karena sudah terkonfirmasi positif, tidak menjadi sasaran saat ini. Pak gubernur dan pak wagub karena ada riwayat terkonfirmasi positif, tidak menjadi sasaran pada saat ini," kata Widyastuti kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).

Adapun saat ini DKI Jakarta sudah menerima sebanyak 120.040 vaksin. Nantinya vaksin tersebut diperuntukan lebih dahulu untuk sekitar 60 ribu tenaga medis dari 131 ribu nakes di DKI Jakarta dengan perhitungan satu nakes mendapat dua dosis.

"Iya karena kami menerima dosisnya 120.040, dengan catatan harus dipastikan satu orang aman mendapatkan 2 dosis," kata Widyastuti.

Baca Juga:5 Fakta Vaksin Sinovac

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak