Begini Alasan Keluarga Makamkan Syekh Ali Jaber di Pesantren Daarul Quran

Pondok Pesantren Daarul Quran merupakan milik dari keluarga Ustaz Yusuf Mansur.

Rizki Nurmansyah
Kamis, 14 Januari 2021 | 16:32 WIB
Begini Alasan Keluarga Makamkan Syekh Ali Jaber di Pesantren Daarul Quran
Makam Syekh Ali Jaber (Suara.com/Alwan)

SuaraJakarta.id - Syekh Ali Jaber meninggal dunia, Kamis (14/1/2021) pagi. Almarhum akan dimakamkan di Pesantren Daarul Quran, Cipondoh, Tangerang.

Pondok Pesantren Daarul Quran merupakan milik dari keluarga Ustaz Yusuf Mansur.

Yusuf Mansur mengungkapkan, dirinya merasa mendapat kehormatan karena pihak keluarga memilih Ponpes Daarul Quran sebagai tempat peristirahatan terakhir Syekh Ali Jaber.

“Hari ini kehormatan dan kemuliaan dari Allah, Syekh Muhammad dan keluarga memilih Daarul Quran sebagai makam terakhirnya Syekh Ali,” ujarnya di lokasi, Kamis (14/1).

Baca Juga:Istri Cemburu, Syekh Ali Jaber Rela Tak Pegang HP Selama 2 Tahun

Ustaz Yusuf Mansur saat memberikan pernyataan mengenai meninggalnya Syekh Ali Jaber di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ustaz Yusuf Mansur saat memberikan pernyataan mengenai meninggalnya Syekh Ali Jaber di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Lebih detail, Yusuf Mansur menjelaskan alasan pemakaman Syekh Ali Jaber di Ponpes Daarul Quran Cipondoh.

Menurutnya, hal itu lantaran Syekh Ali Jaber merasa Ponpes Daarul Quran sudah seperti rumahnya sendiri.

“Syekh Ali dan Syekh Muhammad sudah dianggap anak oleh ibu saya. Waktu ibu saya dimakamkan, Syekh Muhammad bahkan turun ke makam untuk kemudian ikut memakamkan ibu saya,” ungkapnya.

“Dan kenapa Syekh Ali (dimakamkan) di sini, saya dikasih tahu Syekh Muhammad bahwa Daarul Quran katanya termasuk yang pertama-tama menerima Syekh Ali dan menjadi rumahnya Syekh Ali. Dan syekh Muhammad juga pernah tinggal di sini juga, Alhamdulillah,” Yusuf Mansur menambahkan.

“Di sini kan pesantren Quran, Syekh Ali biar ada di tengah-tengah anak-anak yang menghafalkan Quran, karena dia cinta Quran,” pungkas Yusuf Mansur dengan suara terbata-bata menahan tangis.

Baca Juga:Foto Lubang Kubur Syekh Ali Jaber di Pesantren Daarul Quran Cipondoh

Warga dan pengendara motor melihat Iring - iringan ambulan yang membawa jenazah Syekh Ali Jaber dari Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga dan pengendara motor melihat Iring - iringan ambulan yang membawa jenazah Syekh Ali Jaber dari Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Syekh Ali Jaber meninggal dunia hari ini, Kamis (14/1/2021) di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih Jakarta Pusat.

Sebelum meninggal, pendakwah yang akan berusia 45 tahun pada 3 Februari 2021 ini sempat dirawat karena Covid-19 selama 19 hari.

Namun rumah sakit memastikan, Syekh Ali Jaber meninggal dunia setelah dinyatakan negatif dari Covid-19.

Kontributor : Hairul Alwan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak