Masih Ada PR di Saluran Air Mikro, Gerindra Klaim Anies Siap Hadapi Banjir

Syarif menilai ada tiga dinas yang utama dalam menyangkut penanganan dan antisipasi banjir.

Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih
Kamis, 21 Januari 2021 | 20:17 WIB
Masih Ada PR di Saluran Air Mikro, Gerindra Klaim Anies Siap Hadapi Banjir
Gubernur Anies Baswedan saat bertemu korban banjir Jakarta di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

SuaraJakarta.id - Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta menilai Gubernur Anies Baswedan sudah siap dalam menghadapi bahaya banjir dalam waktu dekat.

Namun masih ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan seperti saluran air mikro.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Syarif mengatakan, kesiapan Anies terlihat dari sejumlah kegiatan saat dan menjelang musim hujan.

Sebab telah dilakukan pengerukan di tali-tali air dan rumah pompa di Ibu Kota berfungsi dengan optimal saat musim hujan turun.

Baca Juga:Bulan Dana PMI Lampaui Target, Anies: Banyak Donatur di Tengah Pandemi

"Sampai sekarang saya katakan, langkah dinas terkait masih bisa diharapkan yah untuk menghadapi banjir dengan segala upaya yang dilakukan, tapi perlu ditingkatkan yang saluran mikronya," ujar Syarif kepada wartawan, Kamis (21/1/2021).

Syarif menilai ada tiga dinas yang utama dalam menyangkut penanganan dan antisipasi banjir.

Antara lain Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga dan Dinas Lingkungan Hidup.

Petugas dalam kedinasan itu yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) penanganan banjir disebutnya telah berjuang menyiapkan langkah untuk mengantisipasi banjir.

Sejak 2019 lalu, Syarif mengklaim rutin mendapati petugas melakukan upaya mitigasi banjir. Terutama, para petugas dari Dinas SDA.

Baca Juga:Pemangkasan Gaji PNS dan TGUPP Berbeda, PDIP: Kebijakan Anies Diskriminatif

"Di antaranya pengerukan lumpur dan samlah di sejumlah saluran PHB, kali, waduk, polder, sungai dan sebagainya," jelasnya.

Kendati demikian, ia meminta petugas untuk mewaspadai adanya ancaman banjir dan genangan yang bersumber dari saluran mikro atau gorong-gorong akibat sumbatan sampah di musim hujan.

Sebab berdasarkan pengalaman tahun 2017 lalu, sejumlah gorong-gorong di Ibu Kota banyak dipenuhi sampah kulit kabel, Sehingga berdampak banjir Jakarta di sejumlah ruas jalan.

"Ini (banjir) bukan hanya soal urusan saluran makro dengan PHB saja, tapi ada juga saluran mikro. Jangan-jangan nanti karena saluran mikro dianggap sudah bagus (bersih) waktu itu, kemudian ditinggal untuk kerjain makro eh tiba-tiba keteteran (ada banjir di saluran mikro)," ucapnya.

Diketahui, Dinas Sumber Daya Air (SDA) melalui akun Instagram Pemprov DKI, @dkijakarta menyatakan pihaknya sudah menyiapkan 487 pompa stasioner atau tetap. Mesin penyedot air itu disebar ke 178 titik di Jakarta.

"Kesiapan pompa di seluruh rumah pompa DKI Jakarta akan terus dioptimalkan," kata akun itu, dikutip Kamis (21/1/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak