Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari

Sepatu lari multifungsi jadi tren karena bisa dipakai jogging, ke mall, hingga traveling. Praktis, stylish, dan hemat bagasi.

Tasmalinda
Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
Ini alasan sepatu cushion makin digemari
Baca 10 detik
  • Pelari urban di Jakarta kini mengadopsi tren lari santai tanpa target kecepatan untuk mengutamakan kenyamanan dan ketenangan diri.
  • Aktivitas ini dilakukan di berbagai taman kota Jakarta sebagai sarana rehat dari rutinitas serta menjaga kesehatan mental.
  • Tren ini mendorong pelari memilih sepatu dengan bantalan tebal guna mendukung kenyamanan fisik selama beraktivitas dengan ritme lambat.

SuaraJakarta.id - Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang nyaris tak pernah tidur, muncul tren baru di kalangan pelari urban yakni berlari tanpa target kecepatan. Bukan lagi soal pace, bukan pula mengejar personal best, melainkan menikmati setiap langkah.

Gaya ini dikenal sebagai slow living running, lari santai yang menempatkan kenyamanan dan ketenangan sebagai tujuan utama.

Fenomena ini kian terasa di berbagai ruang hijau ibu kota, mulai dari Taman Suropati hingga Taman Menteng. Pagi hari atau menjelang senja, para pelari terlihat bergerak perlahan, sesekali berhenti, bahkan tak jarang hanya berjalan sambil menikmati udara segar yang semakin langka.

Berbeda dengan tren lari beberapa tahun lalu yang identik dengan kompetisi dan angka—mulai dari pace hingga jarak tempuh gaya slow living justru mengajak pelari “melambat”.

Baca Juga:Jarang Diketahui! Cara Hemat Naik LRT & MRT Jakarta, Bisa Irit Ratusan Ribu Sebulan

Banyak pelari kini memilih untuk mengurangi tekanan target waktu, fokus pada napas dan ritme tubuh serta menikmati suasana taman, pepohonan, dan interaksi sosial

“Kadang saya lari cuma 3 km, tapi rasanya lebih puas dibanding dulu 10 km ngejar waktu,” ujar seorang pelari, Dita dari komunitas lari  di Jakarta Selatan.

Seiring tren ini, pilihan sepatu lari juga ikut berubah. Pelari kini cenderung memilih sepatu dengan bantalan tebal (max cushioning) untuk menunjang kenyamanan, bukan kecepatan.

Beberapa model yang populer di kalangan pelari santai antara lain:

  • Hoka Clifton 9 – dikenal dengan bantalan empuk dan ringan
  • Nike ZoomX Invincible Run – menawarkan sensasi “bounce” yang lembut
  • Adidas Ultraboost – nyaman untuk jogging santai dan jalan kaki
    Sepatu jenis ini membantu mengurangi tekanan pada kaki dan sendi, terutama bagi pelari yang ingin menikmati waktu lebih lama tanpa kelelahan berlebih.

Taman Kota Jadi “Escape” dari Rutinitas

Baca Juga:April Paling Ajib di NOYA, Saat Musik Global Menyatu dengan Gaya Hidup Urban Jakarta

Jakarta mungkin dikenal padat dan panas, namun taman kota kini menjadi oase kecil bagi warga yang ingin rehat sejenak dari rutinitas.

Beberapa spot favorit untuk slow running:

  • Taman Lapangan Banteng
  • Tebet Eco Park
  • GBK Senayan

Di tempat-tempat ini, lari bukan lagi aktivitas fisik semata, tapi juga bentuk healing—cara sederhana untuk menjaga kesehatan mental di tengah tekanan kota besar.

Tren slow living running mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat urban. Di tengah tuntutan produktivitas yang tinggi, banyak orang mulai sadar bahwa tubuh dan pikiran juga butuh jeda.

Lari perlahan di taman kota, dengan sepatu yang nyaman, menjadi simbol kecil dari perlawanan terhadap hidup yang terlalu cepat.

Bukan soal siapa paling cepat sampai garis finish, tapi siapa yang paling bisa menikmati perjalanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak