alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Luka Parah Ditusuk Lagi Hamil, Bos Alfamart Gawanan Emi Nur Masih Hidup

Pebriansyah Ariefana Jum'at, 22 Januari 2021 | 19:06 WIB

Luka Parah Ditusuk Lagi Hamil, Bos Alfamart Gawanan Emi Nur Masih Hidup
Ilustrasi Alfamart (Suara.com/Aranditio)

Polisi menyebut kualitas video rekaman kamera CCTV itu kurang bagus.

SuaraJakarta.id - Emi Nur Hayati, bos Alfamart Gawanan masih hidup setelah diserang sosok misterius saat jaga toko yang dia pimpin. Emi Nur adalah kepala toko Alfamart Gawanan.

Emi Nur lagi hamil 7 bulan ditusuk orang tak dikenal di toko yang tengah dia jaga. Kekinian Emi menjalani perawatan di RS Kasih Ibu Solo. Polisi memantau perkembangan kondisi kesehatan perempuan yang belum lama bertugas di minimarket Gawanan itu.

Emi Nur Hayati adalah perempuan berusia 39 tahun. Alfamart yang dia pimpin ada di Desa Gawanan, Colomadu.

Saat kejadian Emi tengah bertugas. Emi diserang hingga luka parah. Perut, leher, lengan dan pantat kena luka sayatan. Sampai kini polisi tengah menyelidiki kasus itu.

Baca Juga: Detik-detik Kawanan Rampok Bercelurit, Gasak Rp36 Juta di Minimarket

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karanganyar menyelidiki kasus dugaan penyerangan terhadap karyawati minimarket Alfamart, Desa Gawanan, Colomadu, melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV. Polisi menyebut kualitas video rekaman kamera CCTV itu kurang bagus.

Dugaan penganiayaan terhadap karyawati Alfamart itu terjadi pada Kamis (21/1/2021). Saat kejadian, perempuan yang tengah hamil tujuh bulan tengah jaga toko sendirian.

Informasi yang Solopos.com himpun, akibat penyerangan itu, karyawati minimarket Alfamart, Gawanan, Colomadu, itu mengalami luka tusuk maupun sayatan pada bagian perut, leher, lengan, pantat, dan lebam pada bagian wajah.

Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Tegar Satrio Wicaksono menyarankan minimarket memasang kamera pengawas dengan kualitas gambar yang bagus.

"Korban masih dalam pantauan, penjagaan. Kami sih berharap minimarket memperluas jangkauan CCTV dan memperbanyak jumlahnya. Antisipasi apabila terjadi kasus tertentu, supaya ada efek jera bagi pelaku. Kalau bisa, kualitas kamera CCTV ini lebih baik. Jangan asal pasang CCTV. Ini [rekaman CCTV minimarket Gawanan] enggak terlalu jelas," ujar Tegar, Jumat (22/1/2021).

Baca Juga: Kawanan Perampok Satroni Alfamart di Setu Bekasi, 2 Kasir Sempat Disekap

Sebelumnya, Satreskrim Polres Karanganyar selain mengantongi rekaman kamera CCTV, juga sudah mengantongi barang bukti lain dalam kasus dugaan penyerangan karyawati minimarket Alfamart, Gawanan, Colomadu, itu. Barang bukti itu yakni bekas botol air mineral dan tisu dengan bercak darah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait