facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gegara Nikah Lagi, Aksi Kapolres Gadungan Dibongkar Ponakan Bini Kedua

Agung Sandy Lesmana Selasa, 02 Februari 2021 | 17:31 WIB

Gegara Nikah Lagi, Aksi Kapolres Gadungan Dibongkar Ponakan Bini Kedua
Polisi menunjukan foto Husni Hardinata, pelaku kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai calon Kapolres Tangerang. (Antara)

"Kebetulan keponakan istri pelaku ini anggota polisi juga, dia curiga dengan atribut dan gelagat pelaku."

SuaraJakarta.id - Aksi penipuan yang Husni Hardinata dengan modus berpura-pura menjadi calon Kapolres Tangerang Kota, Provinsi Banten terungkap dari orang terdekatnya sendiri. Selama menjalani aksi menyamar sebagai polisi abal-abal, pria paruh baya itu sudah meraup miliaran rupiah. 

Dikutip dari Antara, kasus penipuan Hadi terbongkar setelah menikah dengan istri keduanya. Selama menikah, Husni dicurigai oleh keponakan sang istri yang tak lain adalah anggota polisi yang bertugas di Polres Depok. Keponakan istri keduanya itu curiga dengan atribut serta kartu anggota yang dimiliki oleh Husni.

"Kebetulan keponakan istri pelaku ini anggota polisi juga, dia curiga dengan atribut dan gelagat pelaku," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Eko Mulyadi.

Menurut Eko, korban mengirimkan uang kepada pelaku setiap minggu sebanyak dua hingga tiga kali dengan nominal antara Rp20 juta-Rp30 juta. Bahkan ada transaksi senilai Rp100 juta yang dikirim korban kepada pelaku.

Baca Juga: Tagih Uang, Korban Penipuan Kirim Karangan Bunga Sadis ke Pelaku

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis Adriansyah mengatakan jika tersangka Husni sudah satu tahun menjalankan aksi penipuan dengan berpura-pura sebagai anggota Polri. 

"Pelaku telah menjalankan aksinya selama satu tahun, aksi penipuan tersebut dimulai sejak Juni 2020," kata Azis. 

Dalam kasus ini, Husni memajang foto berseragam polisi dengan pangkat Kombes yang ternyata wajah dan pelat namanya diedit oleh pelaku dengan wajah serta nama dirinya.

Setelah aksinya mengaku menjadi Kapolres Tangerang Kota terbongkar, pelaku kemudiann mengaku lagi menjadi intel di Polri.

"Lalu pelaku mengaku sebagai intel di Polri, ditelusuri lagi anggota Polres Depok ini, ternyata tidak ada identitasnya, hingga akhirnya dilakukan interogasi," kata Azis.

Baca Juga: Modal BPKB Palsu Pajero, DHY Nekat Ajukan Pinjaman Uang Ratusan Juta

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Adriansyah menginterogasi pelaku penipuan dengan modus anggota polisi gadungan, di Mako Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (2/2/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Adriansyah menginterogasi pelaku penipuan dengan modus anggota polisi gadungan, di Mako Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (2/2/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Saat dilakukan interogasi, didapati dalam ponsel pelaku percakapan berisi tipu muslihat, iming-iming kepada korban bernama IS. Pelaku mengiming-imingi akan membantu memasukkan anak korban sebagai anggota PNS Polri.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait