alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gubernur Anies Bebaskan Warga Jakarta Mau Vaksin COVID-19 atau Tidak, Bebas

Pebriansyah Ariefana Rabu, 17 Februari 2021 | 11:05 WIB

Gubernur Anies Bebaskan Warga Jakarta Mau Vaksin COVID-19 atau Tidak, Bebas
Sejumlah tenaga kesehatan mendapatkan vaksinasi dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Anies tak mau ambil pusing soal warga yang menolak divaksin Covid-19.

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bebaskan warga Jakarta mau vaksin COVID-19 atau tidak. Anies mengatakan Pemprov DKI hanya menawarkan suntik vaksin COVID-19.

Anies tak mau ambil pusing soal warga yang menolak divaksin Covid-19.

Karena hanya tawaran, Anies menilai warga bisa mengambilnya atau tidak.

Bekas Mendikbud itu tak mau memikirkan soal masalah sanksi atau hukuman bagi penolak vaksin.

Baca Juga: Anies Ogah Pusing soal Penolak Vaksin: Ditawarkan Mau Ambil atau Tidak

"Jadi kalau saat ini di kami kan menawarkan. Ditawarkan kan diambil atau tidak kan," ujar Anies di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021).

Seorang Pria Lansia menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca untuk melawan COVID-19 di Mexico City, pada 15 Februari 2021. Claudio CRUZ / AFP
Seorang Pria Lansia menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca untuk melawan COVID-19 di Mexico City, pada 15 Februari 2021. Claudio CRUZ / AFP

Menurut Anies, pihaknya sudah menganjurkan kepada target vaksinasi untuk mau disuntik.

Saat ini ia hanya berfokus untuk memperbanyak jumlah yang divaksin demi mencegah penularan Covid-19.

"Sekarang semuanya dimulai dengan anjuran untuk vaksinasi dan mereka mendaftar. Kemudian dari situ dilakukan vaksinasi jadi kita pada fase ini fase mengundang dengan harapan ini bisa membantu untuk mencegah keterpaparan," jelas Anies.

Hari ini juga, sedang dilakukan vaksinasi tahap kedua kepada para pedagang Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ia berharap dengan disuntiknya orang-orang yang memiliki interaksi tinggi setiap harinya, penularan Covid-19 bisa dikendalikan.

Baca Juga: Reaksi Para Ojek Online Suntik Vaksin COVID-19 Pekan Depan, Menolak

"Karena pasar adalah salah satu tempat yang palling banyak interaksi orangnya," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait