alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Demo Jalan Rusak, Warga Tangerang: Selamat Datang di Wisata 1000 Lubang

Rizki Nurmansyah Jum'at, 26 Februari 2021 | 08:05 WIB

Demo Jalan Rusak, Warga Tangerang: Selamat Datang di Wisata 1000 Lubang
Warga yang tergabung dalam Masyarakat Selapajang Bergerak Bersama Santri Mengabdi melakukan demo terkait jalan rusak di Jalan Marsekal Suryadharma, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (25/2/2021). [Foto: Bantennews.co.id]

"Jalan raya penghubung antar Kota dan Kabupaten Tangerang ini hancur seperti kubangan kerbau."

SuaraJakarta.id - Aksi penamanan pohon dilakukan warga di Jalan Marsekal Suryadharma, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (25/2/2021).

Aksi tersebut sebagai bentuk demo jalan rusak yang tak kunjung direalisasi janji perbaikannya oleh Pemerintah Kota Tangerang.

Warga yang berunjuk rasa itu tergabung dalam Masyarakat Selapajang Bergerak Bersama Santri Mengabdi.

Wildan Aspuri, selaku Koordinator Aksi mengatakan, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Pemkot Tangerang terkait rusaknya jalan di Selapajang Jaya.

Baca Juga: Kronologi Penyiraman Air Keras Terhadap Pelajar 16 Tahun di Tangerang

"Betapa memprihatinkan sekali, jalan raya penghubung antar Kota dan Kabupaten Tangerang ini hancur seperti kubangan kerbau. Padahal jalan dilalui oleh banyak pengendara baik dari Kabupaten Tangerang yang hendak bekerja atau sebaliknya," ungkapnya.

Sebelumnya Pemkot Tangerang telah melakukan perbaikan melalui DPUPR Kota Tangerang dengan hanya menambal sulam saja menggunakan batu conblock dan batu split.

"Jalan Marsekal Suryadharma ini memiliki panjang hampir 1 km lebih dan tidak jauh berbeda dengan Jalan Juanda yang berada di Batuceper. Tapi kenapa jalan ini hanya mendapatkan perbaikan sepanjang 233 meter dengan rencana anggaran belanja Rp 2 miliar saja," ucapnya.

Wildan berharap Pemkot Tangerang segera melakukan perbaikan jalan tersebut karena kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan.

"Sudah banyak warga yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut, dari luka yang kecil sampai sampai ada korban yang meninggal dunia di tempat," terangnya dikutip dari Bantennews.co.id—jaringan Suara.com—Jumat (26/2/2021).

Baca Juga: Polisi Bekuk Penyiram Air Keras Terhadap Pelajar di Tangerang

Aksi demo jalan rusak itu sendiri tidak hanya dilakukan dengan menanam pohon di kubangan. Warga juga membawa poster bertuliskan, “Selamat Datang di Wisata 1000 Lubang”.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait