alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Viral, Polisi Amankan Pelaku Pungli Terhadap Sopir Truk di Tangerang

Rizki Nurmansyah Rabu, 03 Maret 2021 | 19:05 WIB

Sempat Viral, Polisi Amankan Pelaku Pungli Terhadap Sopir Truk di Tangerang
Kapolsek Cisauk AKP Fahad Hafidulhaq di ruangannya, Rabu (3/3/2021). [Suara.com/Wivy]

"Oknum pungli yang viral sudah kita amankan. Dia berinisial AK berusia 30 tahun."

SuaraJakarta.id - Polisi mengamankan pelaku yang melakukan pungutan liar (pungli) kepada sopir truk di proyek pembangunan Apartemen Serpong Garden, Cibogo, Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Kapolsek Cisauk, AKP Fahad Hafidulhaq mengatakan, pelaku pungli tersebut sudah diamankan di kantornya pada Rabu (3/3/2021).

"Oknum pungli yang viral sudah kita amankan. Dia berinisial AK berusia 30 tahun," katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (3/3/2021).

Fahad menerangkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aksi pungli tersebut.

Baca Juga: Viral Pungli Sasar Sopir di Tangerang, Warga: Sudah Disepakati Antar Pihak

Yakni meminta keterangan dari pihak pengembang dan sopir yang menjadi korban pungli tersebut.

"Saat ini kita masih melakukan penyelidikan lanjut soal pungli tersebut," terangnya.

TKP aksi pungli terhadap sopir truk di Cisauk Tangerang yang viral di media sosial, Rabu (3/3/2021). [Suara.com/Wivy]
TKP aksi pungli terhadap sopir truk di Cisauk Tangerang yang viral di media sosial, Rabu (3/3/2021). [Suara.com/Wivy]

Menurutnya, oknum pungli tersebut selanjutnya dibebaskan dengan perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

Pihaknya pun belum dapat menjerat oknum pungli tersebut dengan hukuman pidana lantaran tidak ada laporan sebagai korban atas aksi pungli tersebut.

Fahad meminta, agar siaapun yang menjadi korban dalam pungli terutama di wilayah Cisauk, Kabupaten Tangerang yang masuk wilayah hukum Polres Tangsel itu untuk segera melapor.

Baca Juga: Viral Sopir Truk di Tangerang Kena Pungli Rp 150 Ribu, Polisi Bergerak

"Untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut tentunya kan harus ada korban atau pelapornya untuk menjalani proses secara hukum. Kalau ada yang merasa dirugikan, silahkan melapor ke kami," paparnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait