alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Update 3 Maret: Kasus Corona Jakarta Capai 343.808 Orang

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih Rabu, 03 Maret 2021 | 21:33 WIB

Update 3 Maret: Kasus Corona Jakarta Capai 343.808 Orang
Ilustrasi petugas medis Covid-19. [Suara.com/Eko Faizin]

Sejak awal tahun 2021, angka penularan harian corona selalu berada di atas 2.000 pasien setiap hari.

SuaraJakarta.id - Jumlah kasus pasien positif terjangkit Covid-19 di Jakarta terus bertambah. Pada Rabu (3/3/2021), ada 1.437 orang lagi dilaporkan terjangkit virus yang pertama kali ditemukan di China itu.

Total akumulasi seluruh pasien positif berjumlah 343.808 orang. Jumlah pasien ini tersebar dari seluruh wilayah ibu kota.

Sejak awal tahun 2021, angka penularan harian corona selalu berada di atas 2.000 pasien setiap hari. Artinya penambahan sekarang menunjukan penurunan angka kasus harian.

Rekor laporan penambahan harian corona tertinggi di Jakarta berjumlah 3.792 pasien. Kejadiannya adalah pada 22 Januari lalu.

Baca Juga: Meningkat, Kasus Corona DKI Jakarta Bertambah 1.437 Orang

Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id. Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.

Berdasarkan laman tersebut, 331.016 orang dinyatakan sudah sembuh sejak awal pandemi. Jumlahnya bertambah 2.490 orang sejak Selasa (3/3/2021).

Sementara, 5.613 orang lainnya secara akumulasi dinyatakan meninggal dunia sejak awal pandemi. Pasien wafat bertambah 45 orang sejak kemarin.

Selain itu, 3.437 pasien masih dirawat di Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 3.742 orang yang positif menjalani isolasi.

Dengan demikian, maka ada 7.179 kasus aktif corona di ibu kota yang masih dalam penanganan sampai sekarang.

Baca Juga: Anggota DPRD Minta Keluarga Divaksin Covid-19, Wagub DKI: Bukan Prioritas!

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 23.445 spesimen.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait