"Saya tidak menyangka TMII lumayan penuh juga saat Lebaran," kata Novi.
"Karena anjungan-anjungan cukup ramai, saya tidak berani mampir ke dalamnya," lanjut dia.
Bukan cuma area terbuka di Tugu Api Pancasila yang jadi tempat favorit, deretan mobil memenuhi area danau di tengah TMII di mana rerumputan di pinggirnya dijadikan tempat menggelar tikar, berpiknik dan makan siang bersama.
Beberapa anjungan seperti Sumatera Barat dan Bengkulu memang menggelar acara meriah yang didatangi pengunjung.
Baca Juga:Dua Kali Lebaran Masa Pandemi, Sri Mulyani: Berdampak Besar Secara Mental
TMII tahun ini tetap dibuka saat Idul Fitri, dan mengajak masyarakat untuk berwisata ke anjungan-anjungan yang ada lewat tagline "Serasa Pulang Kampung".
Dari pintu gerbang, sudah tersedia banyak keran air dan sabun untuk mencuci tangan. Para petugas juga memeriksa suhu tubuh dan selalu mengingatkan pengunjung untuk memakai masker.
![Lebaran kedua, tampak masih banyak pengunjung yang abai dengan penggunaan masker di TMII, Jakarta Timur, Jumat (14/5/2021) [Suar.com/Bagaskara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/05/14/67705-pengunjung-tmii-hari-kedua-lebaran.jpg)
Lewat pengeras suara, petugas juga rutin mengingatkan untuk menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan.
TMII membatasi jumlah pengunjung sebanyak maksimal 30 persen dari kapasitas selama libur Lebaran, yakni 18.000 orang dalam satu waktu. Jam operasional dimulai pada 06.00-18.00 WIB.
Baca Juga:Yuni Shara Umbar Momen Lebaran, Sosok di Dekatnya Curi Atensi