Soal Kerumunan di Ancol, Pemprov DKI Dinilai Ceroboh

Padahal, setiap pemerintah daerah sudah diingatkan soal potensi kerumunan di lokasi wisata

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah
Minggu, 16 Mei 2021 | 11:57 WIB
Soal Kerumunan di Ancol, Pemprov DKI Dinilai Ceroboh
Sejumlah wisatawan antre untuk memasuki tempat wisata Ancol Jakarta, Jumat (14/5/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

SuaraJakarta.id - Anggota Komisi IX DPR Rahmat Handoyo menilai Pemprov DKI Jakarta serta sejumlah pemerintah daerah yang masih membiarkan tempat wisata dibuka semasa libur lebaran telah ceroboh. Terbukti ada peningkatan kerumunan di tempat wisata, semisal di pantai Ancol.

Kerumunan itu bukan tidak mungkin berpotensi menjadi tempat penularan Covid-19. Padahal, kata Rahmat, pemda sudah diingatkan berulamg kali sejak awal untuk menutup tempat wisata saat libur lebaran seiring kebijakan pelarangan mudik oleh pemerintah pusat.

"Saya kira sakali lagi ini ceroboh, mestinya itu sudah banyak yang mewanti-wanti untuk ditutup tetapi ini kan dibuka lagi ternyata begitu dibuka gak terkendali kan," kata Rahmat dihubungi, Minggu (16/5/2021).

Rahmat mengatakan meski sebelumnya sudah ada kebijakan protokol kesehatan dengan pembatasan kuota wisatawan di tempat wisata, namun hal itu tidak bisa menjamin tidak terjadi kerumunan. Fakta di lapangan, justru menunjukkan hal sebaliknya di mana kawasan wisata dipenuhi masyarakat.

Baca Juga:Anies Tegur Keras Ancol Ada Kerumunan Massa Libur Lebaran

Menurutnya, libur lebaran memang menjadi momentum bagi masyarakat untuk mencari hiburan tidak terkecuali saat pandemi. Karena itu, seharusnya pemda dapat membaca situasi tersebut dengan melakukan antisipasi berupa penutupan tempat wisata.

"Tetapi entah kenapa pemerintah DKI tetap menjalankan membuka tempat wisata dengan memperkirakan 30 persen tempat kuota masyarakat batasan di sana. Memang siapa yang bisa menjamin, siapa yang bisa memastikan itu sebatas 30 persen?" kata Rahmat.

"Nah ini untuk kesekian kalinya saya kira pemerintah daerah DKI Jakarta dan seluruh jajarannya demikian halnya di daerah yang lain, saya kira ini menjadi pelajaran yang berulang kali saya kira ini cereboh," imbuhnya.

Anies Tegur Keras Ancol

Manajemen Taman Impian Jaya Ancol mendapat teguran keras dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai kerumunan massa yang terjadi dan pengunjung kurang mematuhi protokol kesehatan saat liburan lebaran, Jumat (14/5/2021) lalu.

Baca Juga:Cerita Kerumunan Pengunjung di Ancol Berujung Penutupan Paksa Oleh Anies

Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali melalui portal korporat di Jakarta, Sabtu, mengaku menerima teguran keras dari Anies akibat konsentrasi wisatawan di Pantai Ancol, Jakarta Utara, selama libur lebaran.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini