SuaraJakarta.id - Personel gabungan TNI-Polri dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar operasi yustisi pada malam ini. Petugas akan menyasar tempat-tempat yang berpotensi menjadi titik kerumunan masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan operasi yustisi akan mengedepankan pendekatan persuasif.
"Kita baru saja lakukan apel bersama, kita akan melakukan imbauan pendisiplinan masyarakat di tempat keramaian. Malam ini akan kita lakukan," kata Yusri di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/6/2021).
Dalam kesempatan itu, Yusri juga mengimbau masyarakat Jakarta tetap berada di rumah di waktu akhir pekan. Kecuali, kata dia, bila ada kepentingan mendesak.
Baca Juga:4.737 Warga DKI Positif Covid-19 Hari Ini, Anies: Rekor Selama Pandemi 1,5 Tahun
"Sabtu dan Minggu ini kalau nggak terlalu penting tidak perlu keluar rumah, kalau mau berolahraga bisa di rumah saja," katanya.
![Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus usai acara apel petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/6/2021). [Suara.com/Muhammad Yasir]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/06/18/11737-kabid-humas-polda-metro-jaya-kombes-yusri-yunus.jpg)
Kasus COVID-19 Meledak
Berdasar data Satgas Penanganan Covid-19 yang dihimpun suara.com melalui laman covid19.go.id pada Jumat (18/6/2021) hari ini, kasus COVID-19 Jakarta meledak.
Terjadi peningkatan angka kasus positif Covid-19 di Jakarta sebanyak 4.737. Secara kumulatif sudah ada 463.552 kasus postif yang ada di wilayah ibu kota.
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran sendiri telah mengimbau warga Jakarta tetap mentaati protokol kesehatan. Dia menyebut Jakarta dalam situasi tidak baik.
Baca Juga:COVID-19 Jakarta Melejit, Polisi Tutup Jalur Khusus Road Bike JLNT Casablanca
"Jakarta sedang tidak baik-baik saja, angka covid terus naik, BOR (bed occupancy rate) terus naik, jumlah orang yang masuk rumah sakit makin meningkat," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (17/6/2021).