Pasien COVID-19 RSUD Pasar Minggu Mau Kabur, Satpam Dibatuk-batukin

Aksi Pasien COVID-19 kabur itu viral di media sosial. Si pria berontak kabur dan meminta agar dipulangkan ke rumahnya.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 23 Juni 2021 | 12:07 WIB
Pasien COVID-19 RSUD Pasar Minggu Mau Kabur, Satpam Dibatuk-batukin
Pasien COVID-19 RSUD Pasar Minggu mau kabur.

SuaraJakarta.id - Pasien COVID-19 RSUD Pasar Minggu mau kabur. Aksi Pasien COVID-19 kabur itu viral di media sosial. Si pria berontak kabur dan meminta agar dipulangkan ke rumahnya.

Video berdurasi satu menit lebih itu diunggah oleh akun Twitter @Kurawa.

Bersamaan dengan unggahan tersebut, dia pun membuat sebuah kicauan yang menjelaskan bahwa rekaman itu diambil di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu.

Dalam video itu, si pengunggah merasa kasihan dengan petugas keamanan dan tenaga kesehatan yang bertugas lantaran harus berjibaku dengan pasien Covid yang berontak.

Baca Juga:Pertanda Buruk! Makin Sedikit Pasien COVID-19 Sembuh di Indonesia

“Dapat Video kejadian di RSUD pasar minggu, saat pasien suspect covid marah dan paksa mau pulang dari ruang perawatan. Kasihan bapak-bapak petugas dan nakesnya,” cuitnya, dikutip Hops (jaringan Suara.com), Rabu (23/6/2021).

Pasien COVID-19 RSUD Pasar Minggu mau kabur.
Pasien COVID-19 RSUD Pasar Minggu mau kabur.

Terlihat dalam video yang diunggah, sejumlah tenaga kesehatan yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) bersama petugas keamanan mencoba menenangkan si pasien yang marah dan berontak.

Lantaran emosi yang meluap-luap dua petugas keamanan dan seorang nakes pun memegang erat tangan serta badan pasien agar tidak kabur.

Namun yang lebih memilukannya, si pasien justru dengan sengaja terus berontak bahkan batuk-batuk di hadapan petugas keamanan yang tidak memakai APD.

Terdengar beberapa kali dalam video, pasien Covid itu berteriak soal anaknya. Diduga dia meminta dipulangkan lantaran khawatir dengan kondisi buah hatinya di rumah.

Baca Juga:Penuh 90 Persen, RSD Wisma Atlet Tersisa 723 Bed Pasien Covid-19

Sontak postingan tersebut dibanjiri berbagai komentar dari warganet lain yang merasa geram dengan sikap pasien.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini