alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kala Oksigen dan Terima Kasih Jadi Mewah Bagi Nakes RSD Wisma Atlet

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari Rabu, 07 Juli 2021 | 23:47 WIB

Kala Oksigen dan Terima Kasih Jadi Mewah Bagi Nakes RSD Wisma Atlet
Tenaga kesehatan atau nakes RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat berjibaku membantu penanganan pasien Covid-19. (Dok. Ayu/Nakes RSD Wisma Atlet)

"Sudah pasti lebih besar rasa dukanya terutama sekarang kita lagi kekurangan sumber daya manusia (SDM)," kata Ayu.

SuaraJakarta.id - Tenaga kesehatan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat kembali harus merasakan 'sesak' karena jumlah pasien yang dirawat terus meningkat. Suka dan duka nakes pun tertorehkan dalam tugas mereka.

Ayu (22) salah satu nakes di RSD Wisma Atlet menceritakan rasa duka dibalik tugasnya sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Meskipun jumlah pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet terus bertambah, namun pasukan nakesnya tidak dapat mengimbangi.

"Sudah pasti lebih besar rasa dukanya terutama sekarang kita lagi kekurangan sumber daya manusia (SDM)," kata Ayu kepada Suara.com, Rabu (7/7/2021).

Selain soal SDM, RSDC Wisma Atlet juga mengalami keterbatasan stok oksigen. Karena kondisi tersebut, Ayu juga hanya bisa pasrah ketika melihat ada pasien meninggal dunia karena tidak mendapatkan oksigen.

Baca Juga: Bapaknya Positif Covid-19, Warga Sragen Ini Ancam Nakes Pakai Parang

Tenaga kesehatan atau nakes RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat berjibaku membantu penanganan pasien Covid-19. (Dok. Ayu/Nakes RSD Wisma Atlet)
Tenaga kesehatan atau nakes RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat berjibaku membantu penanganan pasien Covid-19. (Dok. Ayu/Nakes RSD Wisma Atlet)

Ia sulit mencari bala bantuan lantaran oksigen yang ada di seluruh tower pun tak tersedia.

Satu tabung oksigen itu seolah menjadi barang langka ketika masuk ke Wisma Atlet. Sebab menurut Ayu, semua pasien akan angkat tangan seolah ingin lebih dahulu memperoleh oksigen.

"Belum lagi kalau stok oksigennya dateng itu pasien-pasien itu kaya pada ngangkat tangan minta didahulukan padahal stoknya cuman sedikit, itu sih yang bikin duka banget," ucapnya.

Kendati demikian, Ayu juga menyimpan kenangan baik selama menjadi nakes. Ia merasa bangga ketika mendengar kata terima kasih dari pasien yang ia layani.

Tenaga kesehatan atau nakes RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat berjibaku membantu penanganan pasien Covid-19. (Dok. Ayu/Nakes RSD Wisma Atlet)
Tenaga kesehatan atau nakes RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat berjibaku membantu penanganan pasien Covid-19. (Dok. Ayu/Nakes RSD Wisma Atlet)

Bukan sebuah benda mahal yang membuatnya tersenyum, namun ucapan terima kasih dari para pasien lah yang selalu membuatnya tersenyum. Karena biasanya, ucapan terima kasih itu ia dapatkan ketika pasien yang ditanganinya hendak pulang dari RSDC Wisma Atlet.

Baca Juga: Viral Nakes di Ciamis Tepar Usai Kubur Jenazah Covid-19, Bikin Warganet Sedih

"Kami senang pasien bilang makasih, apalagi pas mereka pulang terus bilang makasih ya sus. Itu sesuatu kata, tapi membuat saya merasa bangga karena berhasil nih mulangin satu pasien," tuturnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait