alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BOR RS Rujukan COVID-19 di Jakarta Turun Jadi 62 Persen

Rizki Nurmansyah Jum'at, 30 Juli 2021 | 15:26 WIB

BOR RS Rujukan COVID-19 di Jakarta Turun Jadi 62 Persen
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memantau kondisi terkini pasien Covid-19 di RSUK Duren Sakit lewat monitor CCTV. (Antara/dok pribadi)

Penurunan BOR RS rujukan COVID-19 salah satunya disebabkan karena jumlah kasus COVID-19 di Jakarta perlahan mulai menurun.

SuaraJakarta.id - Tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy ratio/BOR) di sejumlah rumah sakit (RS) yang merawat pasien COVID-19 di Jakarta, turun menjadi 62 persen.

"BOR di RS sudah turun jadi 62 persen," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (30/7/2021).

Wagub DKI menjelaskan penurunan BOR RS rujukan COVID-19 salah satunya disebabkan karena jumlah kasus COVID-19 di Jakarta perlahan mulai menurun.

Kasus positif di Jakarta, lanjut dia, mengalami tren menurun meski tes usap berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) masing tinggi yakni 20 kali lipat dari standar organisasi kesehatan dunia (WHO).

Baca Juga: Pemprov DKI Pertimbangkan Usulan Masuk Mall Wajib Sudah Divaksin COVID-19

Selain BOR, lanjut dia, tingkat keterisian tempat tidur di unit perawatan intensif (ICU) di 140 rumah sakit Jakarta juga sudah turun jadi 84 persen.

Tak hanya itu, lanjut dia, kapasitas di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet hingga rumah susun yang menampung pasien tanpa gejala COVID-19, saat ini juga sudah turun.

Namun, Riza tidak menyebutkan detail keterisian di Wisma Atlet dan tempat isolasi pasien orang tanpa gejala.

"Wisma apakah itu di rusun, Wisma Atlet semua sudah turun. Jadi, semua tempat siap, tersedia dengan berbagai fasilitas yang mencukupi," ucapnya.

Sejumlah pasien COVID-19 dengan kategori orang tanpa gejala (OTG) tiba di Graha Wisata Ragunan, Kebagusan, Jakarta, Senin (14/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah pasien COVID-19 dengan kategori orang tanpa gejala (OTG) tiba di Graha Wisata Ragunan, Kebagusan, Jakarta, Senin (14/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta di laman www.corona.jakarta.go.id, per Kamis (29/7/2021) jumlah tes usap berbasis PCR hingga pukul 10.00 WIB di Jakarta mencapai 25.242 tes.

Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta Kamis 29 Juli: Positif 3.845, Sembuh 11.440, Meninggal 156

Dalam satu pekan terakhir, jumlah tes usap PCR mencapai 195.480 tes. Padahal tes PCR per pekan sesuai target WHO di Jakarta mencapai 10.645 tes.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait