SuaraJakarta.id - PPKM Level 4 Jakarta diperpanjang selama tujuh hari. Mulai dari tanggal 3 Agustus hingga 9 Agustus 2021 mendatang. Dalam aturan PPKM Level 4 Jakarta, pembatasan ketat masih diberlakukan di berbagai kegiatan dan sektor usaha.
Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 966 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Desease 2019.
Kepgub itu ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 3 Agustus 2021 lalu. Aturan ini sebagai pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Desease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.
Dalam Kepgub itu, dijelaskan selama masa PPKM Level 4, setiap orang yang akan melakukan aktivitas di setiap tempat atau sektor-sektor yang telah ditetapkan, harus sudah divaksinasi COVID-19, minimal dosis pertama.
Baca Juga:Tambah 2.311 Pasien, Positif Covid-19 di Jakarta Capai 825.657 Kasus
"Bukti telah dilakukannya vaksinasi tersebut dapat ditunjukkan dengan sertifikat vaksin yang diunduh melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) atau laman PeduliLindungi.id," ujar Anies dalam Kepgub tersebut yang dipantau SuaraJakarta.id—grup Suara.com—Jumat (5/8/2021).
Pengecualian diberikan pada warga yang baru sembuh atau dalam masa tenggang selama tiga bulan pasca terkonfirmasi COVID-19. Mereka dapat menunjukkan bukti hasil laboraturium.
"Dan penduduk yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan medis dapat menunjukkan bukti surat keterangan dokter, serta anak-anak usia kurang dari 12 (dua belas) tahun,” kata Anies.
Berikut aturan lengkap PPKM Level 4 Jakarta sampai 9 Agustus 2021:
1. Kegiatan pada Tempat Kerja/Perkantoran
Baca Juga:Anies Perpanjang PPKM Level 4, Pengunjung Mal di Jakarta Wajib Sudah Divaksin
- Sektor non-esensial: Work From Home (WFH) sebesar 100 persen;
- Sektor esensial: