facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anies Beri Nama Khusus Pada Blok Pemakaman Khusus Covid-19 di TPU Rorotan

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih Jum'at, 13 Agustus 2021 | 16:21 WIB

Anies Beri Nama Khusus Pada Blok Pemakaman Khusus Covid-19 di TPU Rorotan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di makam khusus Covid-19 (Ist)

Dalam setiap percakapan dengan warga yang mengantarkan anggota keluarga untuk dikuburkan, selalu saya sampaikan pesan penguat, kata Anies.

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan nama khusus pada blok pemakaman di Taman Pemakaman Umum atau TPU Rorotan, Jakarta Utara. Pemberian nama sesuai dengan blok agamanya.

Anies mengatakan, penamaan untuk blok makam ini diberikan dengan pesan kemuliaan. Misalnya untuk bagian jenazah islam, diberikan nama blok Syuhada.

"Dalam setiap percakapan dengan warga yang mengantarkan anggota keluarga untuk dikuburkan, selalu saya sampaikan pesan penguat. Takziyah itu sesungguhnya memang bermakna menguatkan, menghibur," kata Anies melalui akun instagramnya, @aniesbaswedan, Jumat (13/8/2021).

"Sering kami utarakan bahwa yang baru dikuburkan itu Syahid. Insya Allah dimuliakan dan berada di tempat mulia di sisi Allah SWT," tambahnya.

Baca Juga: Anies Tegaskan Pemprov DKI Selalu Laporkan Data Kematian Akibat COVID-19 Apa Adanya

Sedangkan pemakaman untuk agama Kristen dan Khatolik diberi nama Santo Yosef Arimatea. Penamaan ini, kata Anies, sudah dikonsultasikan dengan Forum Kerukunan umat Beragama atau FKUB yang mewakili unsur Kristen dan Katolik.

Ia berharap dengan penamaan khusus ini, maka generasi selanjutnya bisa mengenang mereka dengan lebih baik. Deretan makam itu akan lebih dikenang sebagai bagian dari peristiwa pandemi Covid-19 ini.

"Kini blok makam itu terpampang jelas. Biarkan sanak saudara, anak-cucu yang di masa depan datang untuk berziarah akan menemui nama-nama mulia di tempat peristirahatan terakhir nenek-kakek dan leluhurnya. Barisan makam yang terjadi selama masa pandemi kali ini," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait