Kasus COVID-19 DKI Melandai, Anies: Ada Risiko Naik Lagi Bila Mobilitas Kembali Tinggi

Anies menambahkan bahwa situasi pandemi di Jakarta mulai menunjukkan kondisi yang semakin membaik.

Rizki Nurmansyah
Senin, 16 Agustus 2021 | 16:40 WIB
Kasus COVID-19 DKI Melandai, Anies: Ada Risiko Naik Lagi Bila Mobilitas Kembali Tinggi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [Instagram@aniesbaswedan]

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan warga agar terus menaati protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas.

Sebab, meski kasus COVID-19 di Jakarta saat ini tengah melandai, bisa kembali naik jika warga tak taat prokes dan tak mengurangi mobilitas.

"Masih ada risiko putar balik atau naik lagi, bila mobilitas penduduk Jakarta tiba-tiba kembali tinggi. Ini tentu harus kita jaga. Momentum penurunan harus terus dilanjutkan," kata Anies dikutip SuaraJakarta.id—grup Suara.com—dari beritajakarta.id, Senin (16/8/2021).

Anies menambahkan bahwa situasi pandemi di Jakarta mulai menunjukkan kondisi yang semakin membaik. Situasi ini, kata dia, didasari turunnya kasus aktif COVID-19 di Jakarta.

Baca Juga:Anies Bicara soal Vaksin: Kalau Kecelakaan, Risiko Paling Besar Orang Gak Pakai Helm

Di mana sejak 2 bulan terakhir, kasus aktif di Jakarta naik secara eksponensial hingga mencapai puncaknya pada tanggal 16 Juli 2021 yaitu sebanyak 113.137 kasus aktif.

Namun, dalam waktu kurang dari satu bulan, kasus aktif COVID-19 di Jakarta kini turun ke 9.881 kasus.

"Umumnya, menurunkan kurva (kasus aktif) memakan waktu lebih lama daripada kenaikannya. Namun, alhamdulillah, kita semua berhasil menurunkan kurva kasus aktif kembali ke bawah 10 ribu dalam waktu kurang dari satu bulan sejak puncak gelombang kedua (pada awal Juli 2021)," jelas Anies.

Gubernur Anies memantau kondisi terkini pasien Covid-19 di RSUK Duren Sakit lewat monitor CCTV. (Antara/dok pribadi)
Gubernur DKI Jakarta Anies memantau kondisi terkini pasien Covid-19 di RSUK Duren Sawit lewat monitor CCTV. (Antara/dok pribadi)

Anies menjelaskan, penurunan kasus baru, kasus aktif, dan laju penularan ini memberikan dampak signifikan pada beban fasilitas kesehatan yang berkurang.

Dia membeberkan, per 12 Agustus 2021 keterisian tempat tidur isolasi di rumah sakit di Jakarta adalah 33% dan keterisian ICU sebesar 59%.

Baca Juga:Orang Sudah Taat Prokes Masih Bisa Tertular Covid-19, Anies: Makanya Vaksin

"Kini beban fasilitas kesehatan kita sudah turun jauh. Bahkan, bila diperhatikan, karena beban sudah turun jauh, maka kapasitas perawatan Covid-19 kembali diturunkan untuk memberi ruang bagi perawatan pasien non Covid-19," ujar Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak