facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polisi Bekuk Terduga Penista Agama Muhammad Kece, HNW Singgung soal Jozeph Paul Zhang

Rizki Nurmansyah Rabu, 25 Agustus 2021 | 20:19 WIB

Polisi Bekuk Terduga Penista Agama Muhammad Kece, HNW Singgung soal Jozeph Paul Zhang
Wakil Ketua MPR yang juga Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid. (Suara.com/Ria Rizki)

"Mengingatkan Polri masih mempunyai pekerjaan rumah untuk menangkap penista agama lain, yaitu Jozeph Paul Zhang," ujar HNW.

SuaraJakarta.id - Mabes Polri membekuk terduga penista kasus dugaan penistaan agama, Muhammad Kece, di Kabupaten Badung, Bali, Selasa (24/8/2021).

Terkait ini, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengapresiasi Polri membekuk Muhammad Kece yang kini jadi tersangka kasus dugaan penistaan agama.

Hidayat mendesak aparat penegak hukum, termasuk kejaksaan dan pengadilan, dapat memberikan tuntutan dan hukuman yang maksimal kepada Muhammad Kece.

“Jangan sampai perbuatan yang membahayakan kerukunan umat beragama dan NKRI seperti itu diulangi lagi oleh yang bersangkutan atau orang lain,” ujar HNW dikutip dari Antara, Rabu (25/8/2021).

Baca Juga: Muhammad Kece Ditangkap, Hidayat Nur Wahid : Layak Dapat Hukuman Berat

Menurut HNW, hukuman kberat sangat layak dijatuhkan kepada Muhammad Kece yang telah berulangkali meresahkan umat dengan penistaannya terhadap Agama Islam.

Hukuman berat kepada Muhammad Kece, kata dia, juga diperlukan untuk menghadirkan efek jera dan agar tidak ada lagi yang mengulangi perbuatan serupa, yakni penistaan terhadap agama Islam, serta menjaga harmoni toleransi umat beragama, termasuk menghindarkan Indonesia dari terpecah belah dan diadu domba pihak-pihak yang antiagama.

Dia menyampaikan berdasarkan UU No. 1/PNPS/1965 tentang Pencegahaan dan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama dan Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), sanksi pidana maksimal adalah lima tahun penjara.

“Karena kejahatannya, maka yang bersangkutan sudah layak dijatuhi hukuman maksimal tersebut,” jelasnya.

HNW yang juga Wakil Ketua Majelis Syura PKS berharap persoalan ini diusut dengan tuntas. Termasuk kemungkinan adanya jaringan antiagama atau yang ingin mengadu domba antarumat beragama dibalik keberanian Muhammad Kece menistakan Islam dan Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Disebut Menistakan Agama Mirip Muhammad Kece, Yahya Waloni Klaim Beda Kelas

"Jangan sampai terulang kasus-kasus penistaan terhadap agama serta simbol/tokoh agama Islam yang pelakunya ditangkap, tapi hukum tidak ditegakkan dengan dalih 'gangguan jiwa'. Karena yang dilakukan M Kece tampak betul bahwa yang bersangkutan sehat dan menyadari apa yang dilakukannya. Tetapi apabila memang harus diperiksa kondisi kejiwaannya perlu diperiksa oleh ahli kejiwaan yang profesional dan independen,” jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait