alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anies Minta Warga Laporkan Pelanggaran PPKM: Ini Soal Lindungi Sesama Anak Bangsa

Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih Kamis, 09 September 2021 | 20:58 WIB

Anies Minta Warga Laporkan Pelanggaran PPKM: Ini Soal Lindungi Sesama Anak Bangsa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengecek pembangunan tahap 1 Kampung Susun Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (17/8/2021). [Instagram@aniesbaswedan]

Anies juga meminta kepada para media massa memberitakan soal penerapan protokol kesehatan yang sudah tertib.

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga ikut aktif berpartisipasi dalam pengakan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3.

Salah satu caranya dengan rutin melaporkan kepada aparat jika menemukan pelanggaran PPKM Level 3 Jakarta.

"Bila menyaksikan ada pelanggaran, ingat ini bukan soal pelanggaran peraturan, ini soal keselamatan. Ini soal melindungi sesama anak bangsa. Itu yang harus diingat," kata Anies di Jakarta Selatan, Kamis (9/9/2021).

Anies juga meminta kepada para media massa memberitakan soal penerapan protokol kesehatan yang sudah tertib.

Baca Juga: Minta Media Beritakan Tempat yang Disiplin Prokes, Alasan Anies Biar Jadi Rujukan Warga

Pasalnya selama ini yang diberitakan hanyalah mereka yang melakukan pelanggaran PPKM.

Menurut Anies, tempat yang sudah tertib bisa menjadi contoh baik bagi masyarakat.

Anies mengatakan, dengan memberitakan mereka yang taat prokes, maka tempat lainnya akan mengikuti.

"Saya mengajak teman-teman media, tonjolkan tempat-tempat yang mengedepankan prokes yang disiplin," ujarnya.

"Jadikan mereka contoh, rujukan, percakapan bagi kita. Dengan begjtu kita akan optimis dalam melihat suasana ke depan," Anies menambahkan.

Baca Juga: 2,7 Juta Orang Belum Divaksin, Anies Sebut Ada Warga yang Pilih-Pilih Merek Vaksin

Selain itu, Anies menyebut hal ini juga bisa menjadi penghargaan bagi mereka yang sudah taat prokes.

"Mereka patut dipuji, patut dihargai, patut disebut. Kadang-kadang kita menyebutkan yang bermasalah, sementara yang dijadikan contoh jarang muncul," tutur Anies.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait