facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

2,7 Juta Orang Belum Divaksin, Anies Sebut Ada Warga yang Pilih-Pilih Merek Vaksin

Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih Kamis, 09 September 2021 | 19:10 WIB

2,7 Juta Orang Belum Divaksin, Anies Sebut Ada Warga yang Pilih-Pilih Merek Vaksin
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Jakarta. [Instagram@aniesbaswedan]

"Sudah ada skrining di kelurahan, RT, RW untuk mengecek siapa warga setempat yang belum mendapatkan vaksin," kata Anies.

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan masih banyak warga Jakarta yang milih-milih merek vaksin Covid-19.

Anies mengatakan, diantara mereka ada yang memilah dengan hanya mau menerima vaksin merek yang diinginkan saja.

Hal inilah yang menjadi kendala menurunnya antusiasme vaksinasi di Jakarta.

Sampai saat ini masih ada 2,7 juta orang di Jakarta yang belum menerima vaksin COVID-19.

Baca Juga: Anies: Masih Ada 2,7 Juta Warga KTP DKI yang Harus Divaksin

"Ada yang memang belum mau vaksin, ada juga yang menunggu vaksin (jenis) tertentu. Tidak mau vaksin, karena menunggu vaksin yang dia rasa nyaman. Kita menyaksikan itu sekarang," ujar Anies di Jakarta Selatan, Kamis (9/9/2021).

Kendala lainnya, Anies menyebut banyak warga yang masih ber-KTP DKI, tapi sudah tidak tinggal atau berdomisili lagi di Jakarta.

"Ada juga warga yang tercatat KTP Jakarta, tapi sudah pindah dari Jakarta, namun tidak mau mencabut status KTP-nya. Jadi KTP-nya tetap berstatus Jakarta, tapi tidak tinggal lagi di Jakarta," terangnya.

Karena itu, Anies meminta jajarannya di tingkat kelurahan dan RT/RW untuk melakukan penyaringan terkait data kependudukan tersebut.

Akan dilakukan juga pendataan siapa saja warga yang belum divaksin.

Baca Juga: Pemprov DKI Sediakan Sembako dan Makanan Bagi Warga Isoman Covid-19

"Sekarang itu sudah ada skrining di kelurahan, RT, RW untuk mengecek siapa warga setempat yang belum mendapatkan vaksin. Bagi mereka yang belum, nanti didorong untuk mendatangi tempat vaksinasi," pungkas Anies.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait