alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kesal Truk Langgar Perbup, Massa Demo dan Tulis Pos Dishub di Tangerang Jadi "Pos Pungli"

Rizki Nurmansyah Minggu, 26 September 2021 | 15:13 WIB

Kesal Truk Langgar Perbup, Massa Demo dan Tulis Pos Dishub di Tangerang Jadi "Pos Pungli"
Aksi vandalisme oleh massa demonstrasi di Jalan Raya Parung Panjang, tepatnya di pertigaan Dasim, Cirarab, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, mencorat-coret pos pantau Dishub Kab. Tangerang dengan tulisan "Pos Pungli", Sabtu (25/9/2021) malam. [Dok. Dishub Kabupateng Tangerang]

Warga kesal karena masih banyak truk tanah atau tronton yang berkeliaran di luar jam operasional.

Namun, karena keterbatasan personel proses pengawasan atau pemantauan belum bisa dilakukan secara maksimal.

"Kami sudah sering melakukan razia tapi karena terbatasnya personil baik dari dishub dan kecamatan sendiri, sehingga masih ada saja sopir-sopir ‘nakal’ yang melanggar jam operasional," terangnya.

Kendati demikian, dikatakan Cucu, saat ini situasi sudah kembali kondusif. Sejak semalam para warga yang berunjuk rasa juga sudah membubarkan diri dengan tertib.

Meski suasana sempat ricuh, namun ia menegaskan, aksi demo tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Mengenai adanya pengrusakan sebuah tronton oleh massa, hal itu saat ini sedang ditangani oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: Buntut Foto Bugil di Tebing Koja, Pembab Tangerang Bakal Periksa Izin Objek Wisata

“Kami dari pihak kecamatan sebenarnya sangat menyayangkan ada kejadian seperti ini. Harapannya, masyarakat tidak kembali terprovokasi dan para sopir yang ‘nakal’ ini pun bisa mematuhi aturan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhuhungan Kabupaten Tangerang Agus Suryana membenarkan adanya aksi massa yang mengamuk, memberhentikan truk tronton bahkan menyoreti pos pantau Dishub sebagai 'Pos Pungli'.

"Dari informasi yang didapat, segerombolan massa melakukan aksi demo pada pukul 20.10 WIB. Mereka juga mencorat-coret pos pantau Dsihub Kabupaten Tangerang yang berada di simpang LG Desa Cirarab," katanya saat dikonfirmasi SuaraJakarta.id, Minggu (26/9/2021).

Kekinian, lanjut Agus, pos pantau Dishub Kabupaten Tangerang itu tengah dicat ulang untuk membersihkan berbagai tulisan yang terterang dalam pos tersebut.

Baca Juga: Serasa Alami Badai Pasir di Gurun, Pemotor Auto Mandi Debu saat Melintas di Jalan Rusak

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait