alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cerita Roy, Teman Tuli Melawan Trauma Dibully

Rizki Nurmansyah Selasa, 12 Oktober 2021 | 09:05 WIB

Cerita Roy, Teman Tuli Melawan Trauma Dibully
Muhamad Arif Adly atau akrab disapa Roy seorang teman tuli saat ditemui di tempatnya bekerja di Serona Coffee Bintaro, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Menjadi teman tuli sejak kecil.

SuaraJakarta.id - Upaya salah satu penyandang tuna rungu atau teman tuli ini patut diapresiasi. Semula takut bekomunikasi dengan orang lain, kini ia justru ingin memberi motivasi dan bisa menginspirasi teman tuli lainnya.

Tetapi, proses itu tidak mudah. Dia harus berani melawan kecemasan dari trauma bully yang pernah dialami untuk berinteraksi dan berbaur dengan orang banyak.

Namanya Muhamad Arif Adly atau akrab disapa Roy. Usianya kini sudah menginjak 20 tahun. Dia sudah menjadi teman tuli sejak kecil.

Kondisi itu membuatnya tak percaya diri hingga menutup diri untuk bermain dengan teman sebayanya.

Baca Juga: 8 Kabar Hoaks yang Viral Sepekan: Dorce dan Roy Kiyoshi Meninggal, Benarkah?

Situasi itu diperparah setelah dirinya dijauhi bahkan dibully saat mencoba bermain dengan teman sebayanya yang punya pendengaran normal atau non-disabilitas.

Tetapi sekarang semuanya sudah berubah. Roy kini tampak percaya diri. Bisa beradaptasi dengan banyak orang setelah bekerja di Serona Coffee, kedai kopi di Bintaro Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Roy merupakan satu dari sejumlah teman tuli yang bekerja di sana. Ia mendapat pekerjaan itu berkat ibunya. Bahkan, saat proses wawancara kerja pun harus didampingi sang ibu lantaran Roy masih takut bersosialisasi.

Tak hanya itu, bahkan saat hari pertama kerja pun, Roy harus ditunggui oleh ibunya seharian penuh. Pasalnya, Roy baru pertama kali bekerja dan berhadapan dengan banyak orang.

"Saya belum pernah kerja. Semula ditawari kerjaan sama mamah. Datang jam 11 siang untuk wawancara kerja. Tentu masih malu dan takut. Aku belum bisa bersosialiasi," kata Roy menggunakan bahasa isyarat yang diterjemahkan Owner Serona Coffee Romadhonal Qodarul Akbar kepada SuaraJakarta.id—grup Suara.com—beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Video Siswi SD Dibully, Dianiaya Siswa SMP, Ini Kata Polisi

Salah satu owner Serona Coffe, Romadhonal Qodarul Akbar (kanan) berkomunikasi dengan salah satu pegawainya teman tuli menggunakan bahasa isyarat. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]
Salah satu owner Serona Coffe, Romadhonal Qodarul Akbar (kanan) berkomunikasi dengan salah satu pegawainya teman tuli menggunakan bahasa isyarat. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Teman Baru

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait