alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Respons MUI soal Sorotan Media Asing Terkait Suara Azan di Jakarta Disebut Berisik

Rizki Nurmansyah Jum'at, 15 Oktober 2021 | 09:35 WIB

Respons MUI soal Sorotan Media Asing Terkait Suara Azan di Jakarta Disebut Berisik
Kantor Majelis Ulama Indonesia atau MUI. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Sejumlah media asing menyoroti warga Jakarta yang takut menyampaikan komplain suara azan yang dianggap terlalu bising dan mengganggu kenyamanan.

SuaraJakarta.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara terkait sorotan media asing yang menyebut suara azan di Jakarta disebut berisik.

Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan menyatakan menyesalkan pemberitaan media asing tersebut.

"Menyesalkan jika ada pihak-pihak yang menyatakan bahwa azan membuat berisik," kata Amirsyah dikutip dari Batamnews.co.id—jejaring Suara.com—dikutip Jumat (15/10/2021).

Diketahui, sejumlah media asing menyoroti warga Jakarta yang takut menyampaikan komplain suara azan yang dianggap terlalu bising dan mengganggu kenyamanan.

Baca Juga: Wow! Media Asing Soroti Kerasnya Suara Azan di Indonesia, Warga Mengaku Terganggu

Salah satu media asing yang melaporkan kabar tersebut adalah AFP.

Amirsyah menilai seharusnya AFP tak bisa menyimpulkan secara sepihak bila ada seorang susah tidur karena berisik dari suara azan.

Ia lantas menjelaskan bahwa sudah ada pengaturan pengeras suara masjid seperti yang disampaikan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Menurut Amirsyah, DMI, telah mengatur bahwa pengeras suara masjid diimbau didengungkan hanya 10 menit sebelum waktu Subuh.

"Pak Jusuf Kalla selaku Ketua DMI telah mengimbau agar boleh pengeras suara masjid didengungkan 10 menit sebelum waktu subuh masuk," kata dia.

Baca Juga: Heboh Berita Wanita Terganggu Azan, Wagub DKI: Panggilan Salat Jangan Dipermasalahkan

Selain itu, Amirsyah turut menyadur salah satu penjelasan yang terkandung dalam buku 'The Power of Azan' karya Teguh Sunaryo.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait