alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Satu Tersangka Begal HP di Cipayung Kritis di ICU RS Polri

Rizki Nurmansyah Jum'at, 22 Oktober 2021 | 19:36 WIB

Satu Tersangka Begal HP di Cipayung Kritis di ICU RS Polri
Ilustrasi begal. [ANTARA]

Satu tersangka begal lainnya dengan inisial FR kondisinya telah membaik.

SuaraJakarta.id - Satu dari dua tersangka begal HP di Cipayung, Jakarta Timur, masih dalam kondisi kritis di ICU RS Polri Kramat Jati karena mengalami luka parah di kepala.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Erwin Kurniawan menyebutkan, tersangka ini berinisial FDR mengalami luka parah di kepala akibat terjatuh dari sepeda motor dan menjadi bulan-bulanan warga saat hendak melarikan diri.

"Jadi, belum bisa diambil foto. Sekarang di RS Polri Kramat Jati," kata Erwin dikutip dari Antara.

Erwin menambahkan untuk satu tersangka begal lainnya dengan inisial FR kondisinya telah membaik, meski masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati.

Baca Juga: 3 Pengeroyok yang Tewaskan Pemuda di Ciracas Dibekuk, Ini Kronologisnya

"Sampai saat ini, FDR dan FR masih berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Keduanya proses penyidikan sebagai tersangka yang diatur dalam pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara," tutur Erwin.

Sebelumnya terjadi aksi dugaan begal HP pada Minggu (17/10) sekitar pukul 03.30 WIB terhadap seseorang pemuda saat berada di sebuah warung kopi di Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Kemudian, ada dua orang menggunakan sepeda motor yang memperhatikan dan sempat mondar-mandir. Kedua orang itu, kemudian menghampiri korban dengan mengacungkan celurit.

Korban yang berusaha melindungi diri kemudian masuk ke dalam warung meminta tolong kepada sang pemilik warung.

Teriakan korban yang meminta tolong, memancing perhatian warga sekitar yang kemudian langsung mengejar kedua tersangka pelaku begal.

Baca Juga: Karyawati Basarnas Tewas Dibacok Begal di Kemayoran, Polisi Buru Pelaku

Dua tersangka berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor berboncengan, tapi karena tidak konsentrasi sehingga menabrak tiang listrik. Kedua tersangka kemudian sempat dikeroyok warga.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait