alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Persentase Kasus Positif COVID-19 di Jakarta Turun Jadi 0,4 Persen

Rizki Nurmansyah Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:53 WIB

Persentase Kasus Positif COVID-19 di Jakarta Turun Jadi 0,4 Persen
Pasien positif COVID-19 berjalan memasuki bus sekolah untuk menuju Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran di Puskesmas Menteng, Jakarta, Minggu (20/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Persentase kasus positif COVID-19 terus menurun dari 0,9 persen hingga mencapai 0,5 persen dan per 27 Oktober 2021 kembali turun mencapai 0,4 persen.

SuaraJakarta.id - Persentase kasus positif COVID-19 di Jakarta selama sepekan terakhir mencapai sekitar 616 kasus atau 0,4 persen dari 154.036 orang peserta tes usap berbasis polymerase chain reaction (PCR).

"Dalam seminggu terakhir ada 154.036 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 639.108 per sejuta penduduk," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia, Rabu (27/10/2021).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI yang diunggah akun Twitter Pemprov DKI, sejak 27 September-24 Oktober 2021, persentase kasus positif COVID-19 terus menurun dari 0,9 persen hingga mencapai 0,5 persen dan per 27 Oktober 2021 kembali turun mencapai 0,4 persen.

Adapun jumlah orang yang dites PCR selama sepekan terakhir itu juga tercatat tetap tinggi atau melebihi standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per pekan sebesar 10.645 orang, meski kasus COVID-19 di Jakarta terkendali.

Baca Juga: Jakarta Diguyur Hujan Sejak Sore, Tiga Pintu Air Siaga 3, Pasar Ikan Siaga Dua

WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen.

Adapun jumlah kasus aktif per Rabu (27/10) di Jakarta turun sebanyak 38 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sebanyak 878 orang yang masih dirawat/isolasi.

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai Rabu (27/10) sebanyak 861.104 kasus.

Sementara itu, vaksinasi juga masih terus berlangsung di Jakarta dengan total dosis pertama mencapai 10,8 juta atau 121,4 persen dengan proporsi 66 persen merupakan warga KTP DKI Jakarta dan sisanya non KTP DKI.

Sedangkan, total dosis dua kini mencapai 8,3 juta atau 92,9 persen dengan proporsi 69 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 31 persen warga KTP Non DKI.

Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 27 Oktober: Positif 105, Sembuh 142, Meninggal 1

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait