alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Enggan Ditanya Wartawan Soal Formula E, Anies Milih Bicara di Podcast Deddy Corbuzier

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih Kamis, 25 November 2021 | 17:45 WIB

Enggan Ditanya Wartawan Soal Formula E, Anies Milih Bicara di Podcast Deddy Corbuzier
Anies Baswedan di Podcast Deddy Corbuzier (YouTube/Deddy Corbuzier)

Anies berdalih podcast Deddy Corbuzier tidak memotong hasil rekaman wawancara.

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi bintang tamu dalam acara podcast Close the Door yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier. Dalam acara itu, Anies bicara panjang lebar soal rencana gelaran balap mobil listrik Formula E.

Padahal, Anies biasanya jarang mau beri keterangan saat ditanya wartawan soal Formula E. Ia kerap menghindar atau bungkam ketika ditanya soal itu.

Ketika ditanya kenapa mau menjawab ditanya Formula E dalam acara Deddy Corbuzier, Anies berdalih podcast itu tidak memotong hasil rekaman wawancara. Ia menganggap selama ini justru wartawan kerap memotong keterangannya dalam pemberitaan.

"Karena (kutipan) enggak dipotong," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Tampik Jokowi Jadi Penentu Venue Formula E Jakarta, Anies: Lokasi Kok Urusan Presiden

Dalam beberapa kesempatan, Anies juga kerap menyebut wartawan hanya berniat mencari judul bagus untuk pemberitaan.

Kendati demikian, Anies tetap mengundang wartawan dalam berbagai acara atau sosialiasi kebijakan tanpa banyak tanya jawab berbagai isu. Tidak hanya soal Formula E, Anies terkesan kerap menghindar ketika diminta klarifikasi soal isu yang kontroversial selama menjabat.

Sementara itu, mayoritas wartawan yang meliput di Balai Kota terdiri dari media massa yang sudah terverifikasi di Dewan Pers. Tentu menjaga profesionalitas, taat asas, fungsi, hak, kewajiban, dan peranannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta Kode Etik Jurnalistik.

Jika Anies atau pihak lain merasa dirugikan oleh pemberitaan wartawan, bisa menggunakan hak jawab atau melaporkan ke dewan pers.

Baca Juga: KSPI: Kami Minta Pak Anies Dalam Waktu 3x24 Jam Cabut SK Gubernur tentang UMP

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait