Atasi Banjir, Pembangunan Crossing Saluran Air di Duren Sawit Dimulai Malam Ini

Selama proses pengerjaan crossing saluran air, para pedagang diimbau untuk tidak berjualan di lokasi.

Rizki Nurmansyah
Jum'at, 26 November 2021 | 23:35 WIB
Atasi Banjir, Pembangunan Crossing Saluran Air di Duren Sawit Dimulai Malam Ini
Pemkot Jakarta Timur mulai mengerjakan crossing saluran air di Duren Sawit, Jakarta, Jumat (26/11/2021). [Dok. Kominfotik Jakarta Timur]

SuaraJakarta.id - Pembangunan crossing saluran air di Jalan Abadi RT 014/RW 006 Kelurahan Duren Sawit Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur dimulai pada Jumat malam ini.

Sekretaris Kota Jakarta Timur, Fredy Setiawan mengatakan, pekerjaan pembangunan saluran air dilakukan setiap hari mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB.

Pembangunan crossing saluran air di Duren Sawit itu ditargetkan rampung pada Senin (29/11).

Menurut Fredy, pekerjaan pembangunan crossing saluran air untuk mengatasi genangan dan banjir saat musim hujan di RW 006 dan RW 009 Kelurahan Duren Sawit. Pada musim hujan, di kedua RW tersebut ketinggian air banjir bisa mencapai 50 cm.

Baca Juga:Hujan 2 Jam Rumah Warga di Jembrana Bali Kebanjiran

"Karena pengerjaan crossing saluran air ini tidak sepanjang hari, sehingga pengalihan arus lalu lintas ke arah sisi Jalan Inspeksi KBT (Kanal Banjir Timur) harus dipersiapkan," ujar Fredy.

Fredy menjelaskan, pembangunan crossing saluran air ini dibangun dari Jalan Abadi menuju arah KBT (Kanal Banjir Timur) yang terhubung melalui saluran penghubung (Phb) Melur.

Pengerjaan crossing dilakukan dengan pemasangan box culvert 150x150 cm di Jalan Amarta dan Jalan Kolonel Sugiono, juga dilakukan pemasangan U-Dict 120x120 cm di Jalan Abadi dan saluran gendong eksisting KBT.

Fredy mengatakan, selama proses pengerjaan crossing saluran air tersebut, para pedagang diimbau untuk tidak berjualan di lokasi.

Jika masih ada pedagang yang membandel, kata dia, Pemerintah Kota Jakarta Timur akan melakukan pendekatan secara persuasif agar pedagang untuk sementara tidak berjualan.

Baca Juga:Bobby Nasution Kumpulkan OPD-Camat Agar Sigap Atasi Banjir

"Agar air tidak berakhir mengalir ke saluran Phb Tegal Amba. Jadi aliran langsung dibuang ke KBT, sehingga akan mengurangi beban air yang berada di Kelurahan Duren Sawit, terutama di Kompleks Abadi," kata Fredy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak