facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sopir GrabCar Pukul dan Lecehkan Penumpang, Oknum Polisi Diduga Aniaya ABG

Rizki Nurmansyah Sabtu, 25 Desember 2021 | 07:05 WIB

Sopir GrabCar Pukul dan Lecehkan Penumpang, Oknum Polisi Diduga Aniaya ABG
Ilustrasi taksi online - Seorang sopir GrabCar diduga pukul dan lecehkan penumpang wanita.

Insiden dugaan pemukulan dan pelecehan seksual ini terkuak setelah kisah korban viral di media sosial.

SuaraJakarta.id - Sopir taksi online, GrabCar, diduga pukul dan lakukan pelecehan seksual terhadap penumpang seorang wanita.

Insiden dugaan pemukulan dan pelecehan seksual ini terkuak setelah kisah korban viral di media sosial.

Berita sopir GrabCar pukul dan lecehkan penumpan ini merupakan satu dari lima berita SuaraJakarta.id yang paling banyak dibaca pada, Jumat (24/12/2021).

Selain itu, ada juga berita soal dugaan oknum polisi aniaya remaja di Jatinegara, Jakarta Timur.

Berikut daftar selengkapnya lima berita SuaraJakarta.id yang paling banyak dibaca kemarin:

1. Trauma Dipukul dan Dilecehkan, NT Tolak Pintu Damai dengan Driver GrabCar

Ilustrasi pelecehan seksual. [Suara.com/Rochmat]
Ilustrasi pelecehan seksual. [Suara.com/Rochmat]

NT korban pemukulan dan dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan driver taksi online, GrabCar, menegaskan tidak akan membuka pintu damai.

“Kalau damai kayanya enggak sih, pengen dilanjut ke proses hukum sih, apapun alasannya,” kata NT saat dihubungi wartawan Jumat (24/12/2021).

Baca selengkapnya

2. Kesal Dipelototi dan Cekcok di Atas Kapal, Seorang ABK Tewas

Ilustrasi perkelahian.
Ilustrasi perkelahian.

Seorang anak buah kapal (ABK) berinisial DI tewas setelah cekcok dengan rekannya berinsial DP. Perkelahian antar dua ABK itu terjadi di atas Kapal Motor Maju Jaya Bersama 8 di perairan Pulau Tampel, Kepulauan Seribu, Rabu (22/12/2021).

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Sang Ngurah Wiratama mengatakan, akibat cekcok itu, DI tewas. Sementara DP terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

Baca selengkapnya

3. Wagub DKI: Tak Perlu Ada Perayaan Malam Tahun Baru

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/10/2021). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/10/2021). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga mematuhi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dan Keputusan Gubernur (Kepgub) saat merayakan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 atau Nataru.

"Intinya semua harus patuh dan taat pada aturan yang ada, kami minta tidak bepergian ke luar negeri, daerah, tak perlu berkumpul, tak perlu ada (perayaan) malam Tahun Baru," kata Wagub DKI di Balai Kota, Jumat (24/12/2021).

Baca selengkapnya

4. Jadi Ketua PBNU, Gus Yahya Cium Tangan-Peluk Said Aqil, Yenny Wahid: Kemenangan Kita Semua

Ketua Umum PBNU terpilih KH Yahya Cholil Staquf (tengah) menerima ucapan selamat usai pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar NU ke-34 di Universitas Lampung, Lampung, Jumat (24/12/2021). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]
Ketua Umum PBNU terpilih KH Yahya Cholil Staquf (tengah) menerima ucapan selamat usai pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar NU ke-34 di Universitas Lampung, Lampung, Jumat (24/12/2021). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2021-2026 dalam Muktamar NU ke-34 di Lampung, Jumat (24/12/2021).

Gus Yahya jadi Ketua PBNU terpilih usai meraih 337 suara. Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin unggul atas petahana, KH Said Aqil Siradj, yang memperoleh 210 suara.

Baca selengkapnya

5. Dilaporkan Dugaan Aniaya ABG di Jatinegara, Oknum Polisi Laporkan Balik Korban

Ilustrasi penganiayaan - Oknum polisi diduga aniaya ABG di Jatinegara, Jakarta Timur.
Ilustrasi penganiayaan - Oknum polisi diduga aniaya ABG di Jatinegara, Jakarta Timur.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Erwin Kurniawan mengatakan, pihaknya masih menyelidiki dugaan kasus penganiayaan seorang bocah berusia 14 yang dilakukan oknum polisi.

Menurut Erwin, oknum polisi yang diduga menganiaya ABG di Jatinegara, Jakarta Timur, itu melaporkan balik korban.

Baca selengkapnya

Komentar

Berita Terkait