facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wagub DKI Sebut Sudah Ada 243 Kasus Omicron Transmisi Lokal di Jakarta

Erick Tanjung Selasa, 18 Januari 2022 | 04:50 WIB

Wagub DKI Sebut Sudah Ada 243 Kasus Omicron Transmisi Lokal di Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria [Antara/Ricky Prayoga]

"Total kasus Omicron Jakarta sendiri ada 825, terpapar dari luar negeri 582, yang transmisi lokal atau non Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) 243 kasus," kata Riza.

SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan, jumlah pasien terpapar Covid-19 varian Omicron di Jakarta terus meningkat. Dan kini sudah ada 825 kasus dengan 243 kasus di antaranya merupakan transmisi lokal.

"Total kasus Omicron Jakarta sendiri ada 825, terpapar dari luar negeri 582, yang transmisi lokal atau non Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) 243 kasus," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin (17/1/2022) malam.

Dengan jumlah tersebut, kata Riza, keterisian tempat tidur atau BOR di RS rujukan Covid-19 juga mengalami peningkatan. "Untuk unit perawatan keterisian mencapai 20 persen. ICU-nya masih lima persen. Jadi perbedaan jauh antara ICU dengan BOR," ujar Riza.

Terkait dengan peningkatan kasus Omicron Jakarta yang disebut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahwa Jakarta akan menjadi medan perang, Riza menyatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menghadapi bahaya varian baru Covid-19 tersebut.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Sekolah Melonjak Jadi 67 Orang, 39 Sekolah di Jakarta Ditutup Sementara

"Untuk itu DKI Jakarta bekerjasama dengan Satgas Pusat, Menteri Perhubungan, Kemenkeu dan semuanya, Kemenkes, siap menghadapi medan perang dalam rangka melawan varian baru corona, Omicron," kata Riza.

Politisi Gerindra tersebut menyatakan, Jakarta sebagai Ibu Kota merupakan lokasi transit warga negara asing ataupun warga negara Indonesia (WNI) yang pulang dari perjalanan luar negeri.

Karena itu, Riza meminta agar semua kalangan untuk ikut serta dalam memerangi varian baru tersebut. "Tentu semuanya membutuhkan partisipasi dukungan semua pihak khususnya bagi seluruh warga Jakarta dan Indonesia," kata dia. (Antara)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait